Dalam pameran duet terbaru mereka, “Kinda True,” di Whaam! New York, sang pelukis dan pematung mengenang perjalanan sejak masa sekolah seni dan berbagi cerita tentang bertumbuh di kancah seni kontemporer dengan sahabat terbaik selalu di sisi.
Menghiasi digital cover terbaru Hypebeast China, sang juara Olimpiade bercerita bagaimana extreme sports, Pharrell Williams, dan kultur anak muda membentuk visi di balik label pakaian garapannya, Süugar.
Para member ngobrol soal penulisan lagu, perjalanan mereka, dan apa sih arti rumah yang sebenarnya.
Sang creative director mengungkap sinergi mengalir dan insting subkultural di balik kolaborasi Coach x Brain Dead.
Hypebeast kembali ke manufaktur mewah Swiss ini untuk mengungkap kisah dan perjalanan G.F.J..
Sang creative director bercerita tentang bagaimana ia menemukan akar streetwear dalam arsip Maison, dan pendekatan personalnya terhadap perempuan yang mengenakan rancangan-rancangannya.
Dalam obrolan eksklusif, sang desainer mengupas tuntas comeback-nya yang sudah lama dinanti dan alasan ia mengajak audiens masuk langsung ke proses kreatifnya jelang debut ready-to-wear.
Para founder Masako Noguchi dan Takuma Sasaki mengulas pendekatan multidisipliner mereka terhadap tekstil, koleksi keramik eksklusif, dan cara mereka mendorong batas desain kontemporer.
Dalam obrolan eksklusif, sang desainer visioner mengungkap bagaimana ia merancang “ketelitian se-enteng bulu” dan “listrik geometris” untuk melawan rasa berat di dunia modern.
Seniman Jepang ini mengubah LANDMARK Atrium menjadi ruang di mana pengunjung diajak kembali menemukan rasa takjub masa kecil.
Seniman berbasis London ini mengajak kita masuk ke dunia sureal yang main-main dan absurd.
Bagi Frost, kolase menjembatani kepengarangan dan karya ready‑made, merangkai ulang makna lewat citra-citra yang sudah ada.