Sutradara Padraic McKinley menghadirkan saga western era Depresi Besar tentang duel putus asa antara seorang ayah dan kepala kamp kerja paksa yang kejam.
Koleksi ini meracik estetika resort yang sengaja tampak “belum selesai”, memadukan craftmanship Jepang dengan sederet kolaborasi besar di lini footwear dan outerwear.
Petualangan kosmik yang dibintangi Milly Alcock ini mendarat di posisi kedua, sambil menghadapi persaingan ketat di pekan kedua dari Pixar lewat ‘Toy Story 5’.
Menjauh dari warna Natal klasik, sneakers ini hadir dengan tekstur sisik seperti batu bara, aksen hijau tajam, dan nuansa garang yang gelap.
Kolaborasi streetwear ini membawa gaya sepak bola ke jalanan lewat penghormatan untuk negara tuan rumah dan sneakers custom EVO SL.
Sang desainer menolak permainan visual permukaan dan berfokus pada manipulasi struktur, menguatkan koleksi dengan rangka internal, kacamata Oakley, dan kolaborasi Crocs yang diperbarui.
Elizabeth Meriwether berbelok ke neo-noir saat seorang agen federal memburu pembunuh berantai perempuan yang dingin dan penuh perhitungan.
Sutradara Bassam Tariq reuni dengan calon bintang ‘Blade’ pilihannya untuk sebuah thriller berdarah penuh pertarungan senjata tajam yang berlatar di Houston
Jenna Ortega berperan sebagai “Artificial Friend” setia berlawanan dengan Amy Adams dan Mia Tharia dalam adaptasi Kazuo Ishiguro yang sangat dinantikan.
Sang desainer mengambil alih Espace Niemeyer dengan deretan bintang, kolaborasi UGG® yang garang, dan fitur virtual try-on berbasis AI instan.
Rei Kawakubo memicu kerusuhan penuh suka cita lewat kamuflase warna permen, garis-garis subversif, dan kembalinya ikon sepatu kultus yang spektakuler.
Desainer avant-garde ini mengguncang runway Paris dengan 16 kolaborasi lintas brand dalam satu show spektakuler.