Lamborghini Revuelto Impavido: Supercar Eksklusif Jepang 25 Unit Terinspirasi Budaya Samurai
Desainnya mengusung inspirasi visual dari tebasan katana, zirah samurai, dan batu giok Hisui dalam empat tema warna.
Ringkasan
Automobili Lamborghini meluncurkan Revuelto Impavido sebagai edisi super-eksklusif terbatas 25 unit untuk menandai 25 tahun kiprahnya di Jepang.
Program personalisasi Ad Personam terinspirasi dari kode samurai Bushido, melahirkan grafis yang menggambarkan tebasan katana dan detail armor tradisional.
Supercar hybrid ini tetap mempertahankan konfigurasi tenaganya 1.001 hp lewat mesin V12 6,5 liter yang dipadukan dengan tiga motor listrik, sanggup mencapai kecepatan puncak 212 mph.
Automobili Lamborghini menandai pencapaian penting di kawasan ini lewat peluncuran Revuelto Impavido. Diciptakan khusus untuk pasar Jepang, supercar peringatan ini merayakan 25 tahun Lamborghini Japan. Pabrikan asal Italia itu membatasi produksinya pada 25 unit yang masing-masing diberi nomor. Dalam bahasa Italia, namanya berarti tak kenal takut atau pemberani. Sebutan tersebut mencerminkan pengejaran tanpa henti terhadap performa otomotif, sekaligus merujuk langsung pada Bushido. Kode kehormatan berusia ratusan tahun ini menjunjung keberanian, disiplin, dan tekad yang tak tergoyahkan. Stephan Winkelmann, Chairman dan CEO Automobili Lamborghini, mengatakan proyek ini memperlihatkan kemampuan merek tersebut memadukan inovasi teknologi dengan inspirasi budaya yang mendalam.
Desain khusus ini lahir dari divisi personalisasi Ad Personam. Alih-alih mengandalkan grafis standar, para desainer mengambil berbagai elemen visual dari estetika samurai. Eksteriornya dihiasi garis-garis tegas yang menirukan gerak tebasan katana. Detail emas merujuk pada tali sutra odoshi, yang digunakan untuk mengikat pelat-pelat zirah kuno. Fascia depannya memadukan elemen desain yang terinspirasi dari ornamen puncak helm maedate. Komponen dekoratif pada atap dan fender merujuk pada pelat zirah berpernis kozane. Pembeli dapat memilih satu dari empat tema eksterior eksklusif. Verde Campus mengambil inspirasi dari batu giok Hisui untuk melambangkan kehidupan dan kemakmuran. Grigio Artis Lucido mencerminkan kehalusan seni pembuatan pedang. Grigio Crater Matt merefleksikan zirah gelap yang dikenakan sebagai pelindung. Rosso Pyra terinspirasi Sanada Red yang legendaris, warna yang diasosiasikan dengan keberanian dalam pertempuran. Setiap konfigurasi dibekali velg tempa Altanero Shiny Black berukuran 21 inci di depan dan 22 inci di belakang, kaliper rem Bronzo, serta ujung knalpot hitam matte.
Di dalam kabin, sentuhan eksklusifnya memadukan kulit Nero Ade dan pelapis Corsa Tex dengan jahitan kontras Bronzo Oreadi. Kokpitnya menampilkan motif trim pintu khusus, bordir Samurai, serta plakat serat karbon bertuliskan “1 di 25” yang menegaskan kelangkaan setiap unit. Paolo Sartori, Head of Japan di Automobili Lamborghini, menyatakan bahwa edisi ini diciptakan sebagai penghargaan atas semangat dan loyalitas para kolektor di kawasan tersebut. Di balik desain yang kaya referensi budaya, arsitektur hibrida plug-in-nya tetap tak berubah. Model andalan ini menggunakan mesin V12 6,5 liter naturally aspirated dengan sistem dry-sump, yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Sistem penggerak canggih tersebut menyalurkan total 1.001 tenaga kuda ke keempat roda. Akselerasi dari nol hingga 60 mph dicapai dalam sedikit lebih dari dua detik. Mobil yang siap melaju di lintasan ini memiliki kecepatan puncak 212 mph.





















