Jaguar Land Rover Perkenalkan Range Rover GT, Sedan Sport Serbaguna Berbasis Arsitektur EV Baru
Siluet fastback dan tinggi kendaraan yang lebih rendah menandai perubahan besar dari proporsi SUV tradisional Range Rover.
Ringkasan
Jaguar Land Rover resmi memperkenalkan prototipe Range Rover GT, sebuah grand tourer listrik berdimensi rendah yang menjadi model kelima tersendiri dalam lini brand mewah ini.
Mengusung platform Electric Modular Architecture terbaru, mobil ini dibekali penggerak sepenuhnya listrik dan kemampuan pengisian daya canggih, dengan fokus pada kenyamanan dan kehalusan perjalanan lintas benua.
Ruang kabin mengadopsi filosofi desain reduktif lewat penggunaan tekstil tenun berkelanjutan, dasbor bergaya minimalis, serta teknologi tersembunyi yang menggantikan deretan tombol fisik tradisional.
Jaguar Land Rover resmi beralih arah dengan memperkenalkan prototipe Range Rover GT. Diposisikan sebagai sedan serbaguna berperforma, model andalan terbaru ini menandai pergeseran signifikan dari akar SUV historis merek tersebut. Mobil ini mengusung siluet fastback dan tinggi kendaraan yang jauh lebih rendah, memadukan wibawa khas Range Rover dengan proporsi ramping sebuah grand tourer. Dirancang untuk menghadirkan kenyamanan perjalanan jauh yang tak tertandingi serta performa tanpa usaha, GT menjadi ekspresi baru bagi merek Inggris ini. Prototipe tersebut kini menjalani pengujian global dengan balutan kamuflase topografis khusus yang terinspirasi lanskap di sekitar pusat desain pabrikan di Gaydon.
Di balik garis atapnya yang mengalun, Range Rover GT menjadi model perdana yang mengusung Electric Modular Architecture baru milik merek tersebut. Mobil ini akan pertama kali hadir sebagai kendaraan listrik bertenaga baterai, dengan sistem pengisian daya 800 volt dan konfigurasi penggerak semua roda bermotor ganda. Konfigurasi ini menjamin kemampuan lintas medan yang selaras dengan reputasi perusahaan, sembari membawa Range Rover ke wilayah aerodinamika yang sepenuhnya baru. Fleksibilitas telah ditanamkan pada platform ini agar dapat mengakomodasi varian hibrida pada tahap berikutnya dalam siklus produksi. Produksinya akan berlangsung di Halewood, mengukuhkan era baru elektrifikasi bagi lini Range Rover yang telah lama dikenal.
Di dalam kabin, para desainer menerapkan pendekatan minimalis yang ketat untuk menciptakan ruang modern yang hening. Kulit dan kayu asli digantikan oleh material berkelanjutan mutakhir, seperti campuran wol Kvadrat dan tekstil sintetis yang lentur. Dasbornya menampilkan garis horizontal bersih, dengan kisi-kisi udara tersembunyi yang membentang di sepanjang lebar interior sebagai fokusnya. Antarmuka satu layar yang ramping dan setir oval berukuran lebih kecil menggantikan kerumitan tombol fisik yang lazim ditemui. Integrasi teknologi tetap subtil, dengan speaker tersembunyi di balik kain tenun serta penutup plastik tembus pandang yang unik untuk dua bantalan pengisian daya nirkabel di konsol tengah.
Perubahan arah desain yang radikal ini menyoroti tren industri yang lebih luas, ketika produsen mobil mewah tradisional mendefinisikan ulang warisan mereka untuk masa depan elektrik. Dengan menghadirkan siluet layaknya mobil tanpa mengorbankan kesiapan melibas medan off-road yang menjadi cirinya, Range Rover menantang batas konvensional antara sedan sport dan kendaraan serbaguna. Interiornya juga memperkenalkan logo double-R terbalik baru pada konsol tengah, sebagai penanda evolusi identitas merek yang subtil. Versi produksi GT dijadwalkan meluncur sepenuhnya pada awal 2027.





















