Tomás Saraceno Menoleh ke Masa Lalu dan Masa Depan lewat Pameran Imersif ‘Ancestral Futures’
Digelar di Haus der Kunst, München, Jerman.
Ringkasan
- Seniman Argentina Tomás Saraceno memperkenalkan pameran terbarunya, Ancestral Futures, di Haus der Kunst, München, Jerman.
- Berlangsung hingga Februari 2027, pameran ini menelaah relasi rumit manusia dengan tumbuhan, hewan, dan atmosfer.
- Pameran ini bertumpu pada dua inisiatif riset Saraceno, Aerocene dan Arachnophilia, serta sebuah karya seni lanskap baru yang diwujudkan bersama komunitas adat di Argentina Utara.
Melalui pameran terbarunya di Haus der Kunst, Tomás Saraceno mengajak kita membayangkan cara hidup yang baru. Dalam Ancestral Futures, yang berlangsung hingga 7 Februari 2027, seniman Argentina ini menyulap museum di München tersebut menjadi lanskap seolah bernapas, yang hidup oleh seni, arsitektur, sains, dan pengetahuan adat.
Selama dua dekade terakhir, Saraceno mengembangkan praktik lintas disiplin yang menempatkan lingkungan sebagai prioritas. Lewat karyanya, ia merajut kembali relasi antara manusia, tumbuhan, hewan, dan atmosfer—terutama laba-laba—seraya menawarkan model ekologis untuk hidup kolektif sebagai tandingan sistem ekstraksi.
Dua proyek riset jangka panjangnya, Aerocene dan Arachnophilia, menjadi fondasi pameran ini. Saraceno mendirikan Aerocene pada 2015 sebagai riset berbasis komunitas mengenai cara hidup tanpa bahan bakar fosil dan transportasi bebas emisi. Dari sana, lahirlah patung-patung yang memanfaatkan udara, tenaga surya, radiasi, dan teknologi inframerah.
Di sisi lain, Arachnophilia menyoroti perilaku luar biasa laba-laba, khususnya kreasi jaringnya yang rumit. Jaring-jaring ini menjadi pijakan bagi instalasi imersif Saraceno yang juga menyerupai jaring, seperti “Towards the Sanctuary of Water” yang kini dipamerkan.
Pameran ini juga menandai debut karya kolaboratif besar terbaru, “El Santuario del Agua (The Sanctuary of Water),” yang diciptakan melalui kerja sama erat dengan 11 komunitas adat Red Atacama di Las Salinas Grandes, Argentina Utara. Karya ini menelaah tekanan sosial dan ekologis akibat ekstraksi litium di kawasan tersebut.
“Ancestral Futures menawarkan cara lain untuk menaruh perhatian pada keterhubungan ini. Pameran ini mengajak kita bertanya: apa yang dapat dirasakan ketika kita berhenti memandang objek sebagai sesuatu yang terpisah dan mulai memperhatikan hubungan di antaranya?” tulis kurator sekaligus direktur museum Andrea Lissoni dalam esai terbarunya untuk pameran ini. “Di sini, masa depan terwujud karena diciptakan bersama.”
Pameran ini kini dapat disaksikan di München, Jerman, hingga 7 Februari 2027. Temukan informasi selengkapnya tentang Ancestral Futures di situs web Haus der Kunst.
Haus der Kunst
Prinzregentenstraße 1,
80538 München-Altstadt-Lehel,
Jerman



















