Kolaborasi Houseplant x Droplet Milik Seth Rogen Hadirkan "Scent Burner" dengan Kaca Ambar Tiup Tangan di Atas Lilin Tealight
Label gaya hidup dan rumah wewangian asal Inggris ini kembali bersatu untuk ketiga kalinya, menghadirkan keharuman The House Scent melalui pendaran api.
Ringkasan
Houseplant dan Droplet telah merancang ulang Scent Burner favorit yang ikonis dari Droplet sebagai rilisan edisi spesial yang dihadirkan mengelilingi The House Scent
Wadah kaca amber buatan tangan khusus menggantung di dalam bingkai kuningan kokoh, menghangatkan minyak wewangian dan air di atas lilin tealight
Set ini mencakup tungku pembakar, The House Scent Fragrance Oil, dan delapan lilin tealight
Houseplant dan Droplet resmi merilis The Houseplant Scent Burner, sebuah edisi spesial dari desain paling ikonis Droplet. Produk ini menawarkan cara baru menikmati wewangian khas Houseplant: dipanaskan, alih-alih disemprotkan atau diuapkan. Karya ini memadukan wadah kaca ambar tiup tangan dengan rangka kuningan solid, menyulap rutinitas mengharumkan ruangan menjadi sebuah proses perlahan yang cantik di bawah pendaran api.
Perilisan ini menandai babak ketiga kolaborasi antara perusahaan gaya hidup milik Seth Rogen dan rumah wewangian modern asal Inggris tersebut. Keduanya pertama kali bekerja sama dalam koleksi dupa, lalu melanjutkannya dengan The House Scent Reed Diffuser. Kali ini, mereka memilih Scent Burner, produk ikonis Droplet yang telah memiliki pengikut setia berkat perpaduan unik antara wujud dan wewangiannya. “Yang membuat kami antusias dengan kolaborasi ini adalah kami tidak sekadar memberikan tampilan baru pada burner tersebut; kolaborasi ini menciptakan cara yang sama sekali berbeda untuk menikmati The House Scent,” ujar co-founder Droplet, Sam dan Lucie Beecham.
Konstruksinya adalah daya tarik utamanya. Sebuah wadah kaca ambar kustom yang ditiup dengan tangan tampak melayang di dalam rangka kuningan solid, dengan lilin tealight ditempatkan tepat di bawahnya. Strukturnya yang terbuka memamerkan keindahan api, kaca, dan rangka kuningannya sekaligus, menjadikannya tampil layaknya objek pahatan seni di atas rak, bahkan saat sedang tidak dinyalakan.
Saat digunakan, mekanismenya bekerja secara sederhana dan analog. Cukup tambahkan 5 hingga 10 tetes The House Scent Fragrance Oil ke dalam air di wadah kaca tersebut, lalu biarkan lilin tealight menghangatkan campurannya dengan lembut dari bawah. Alih-alih melepaskan aroma sekaligus, panas api membuat keharumannya terbentuk secara bertahap dan menyebar ke seluruh ruangan, sementara pendaran apinya menciptakan suasana pencahayaan yang menenangkan.
Wewangiannya sendiri dikembangkan oleh Rogen di Grasse, Prancis. The House Scent dibuka dengan sentuhan pink pepper yang cerah dan kelembutan peony, kemudian perlahan menyisakan aroma kayu cendana yang hangat dan pinus yang kaya, menyeimbangkan nuansa rempah dan floral di atas dasar kayu yang creamy. Saat dipanaskan dengan burner, perpaduan aromanya terasa lebih pekat dan menyelimuti ruangan dibandingkan dengan format lainnya. Bagi Rogen, daya tariknya terletak pada rutinitas di baliknya. “Yang paling memikat kami adalah ritualnya; menyalakan lilin, meneteskan wewangian khas kami (yang dikembangkan di Grasse, Prancis) ke dalam wadah, dan menanti keharumannya memenuhi ruangan,” ungkapnya.
Setiap set edisi spesial ini hadir siap pakai, mengemas burner elegan ini bersama sebotol The House Scent Fragrance Oil dan delapan lilin tealight.
Houseplant by Droplet – The Scent Burner kini telah tersedia melalui The Droplet di Inggris, serta melalui Houseplant dan The Droplet di Amerika Serikat.