Noah Padukan Warisan Pesisir dan Fungsionalitas Streetwear untuk FW26
Tekstil pilihan dari Inggris, Irlandia, dan Skotlandia menjadi fondasi koleksi ini.
Ringkasan
Noah resmi memperkenalkan lookbook FW26 yang dibidik di Cornwall oleh Paul Hempstead.
Deretan koleksi musim ini menampilkan kaus polo yang dirombak ulang, sweatshirt arsip berbahan tebal, jeans produksi Los Angeles, dan outerwear bernuansa maritim.
Sudah tersedia sekarang melalui webstore Noah dan butik flagship global setelah peluncuran pada 14 Agustus.
Brand asal New York, Noah, resmi meluncurkan lookbook koleksi Fall/Winter 2026. Dipotret di Cornwall oleh Paul Hempstead, deretan tampilannya menonjolkan daya tahan dan warisan desain.
Musim ini, Noah terus menyempurnakan koleksi esensial dan siluet klasik melalui pilihan material yang lebih istimewa—mulai dari kain wol tradisional yang didatangkan langsung dari Inggris, Irlandia, dan Skotlandia, hingga benang autentik yang dikembangkan untuk menghasilkan sweater awet berkualitas pusaka.
Koleksinya mencakup tailoring berstruktur, rajutan tebal, sportswear klasik, serta celana sehari-hari yang tangguh. Sorotannya meliputi kaus polo yang diinterpretasi ulang dengan jatuh bahan yang lebih baik, sweatshirt klasik berbahan tebal yang dibuat dengan kesetiaan pada rancangan arsip, serta jeans denim buatan Los Angeles dari selvage Jepang premium. Lini ini juga dilengkapi setelan santai, outerwear berinspirasi maritim, dan atasan kasual serbaguna, menghasilkan seragam modular lengkap yang cocok untuk cuaca peralihan maupun musim dingin pesisir yang keras.
Seluruh koleksi musim ini kini dapat dibeli secara global melalui toko daring resmi Noah serta gerai flagship fisiknya di berbagai belahan dunia.



















