BYD Buka Studio Desain di Milan untuk Pimpin Ekspansi Mewah Denza di Eropa
Dipimpin mantan desainer Audi dan Lamborghini, Wolfgang Egger, Denza mendirikan studio di Italia untuk menantang merek-merek mewah Eropa di kandang mereka sendiri.
Ringkasan
BYD membuka studio khusus di Milan yang dipimpin Wolfgang Egger untuk merancang model Denza yang benar‑benar diracik bagi para pembeli luxury Eropa.
Studio ini juga berfungsi sebagai boutique commissioning bespoke, memanfaatkan pemasok material lokal untuk menghasilkan detail kabin berkelanjutan dengan sentuhan high‑end.
BYD resmi menantang para raksasa otomotif mewah Eropa. Raksasa otomotif asal Tiongkok ini membuka studio khusus bagi merek premium Denza di kantor pusatnya di Eropa yang berlokasi di Milan. Inisiatif ini dipimpin oleh kepala desain Wolfgang Egger, veteran industri yang pernah menduduki posisi penting di Alfa Romeo, Audi, dan Lamborghini. Misi utama pusat baru di Italia ini adalah memahami selera setempat dan menerjemahkannya ke dalam bahasa desain yang mampu menantang nama-nama mapan seperti Porsche dan BMW di kandang mereka sendiri.
Denza menghadapi tantangan besar untuk menembus loyalitas mendalam pembeli Eropa, yang secara tradisional setia pada merek-merek kawasan mereka sendiri. Perusahaan ini berencana mendisrupsi pasar dengan mengandalkan estetika mencolok serta teknologi otomotif yang mendobrak batas. Denza baru saja memperkenalkan Z9 GT, sebuah shooting brake yang sangat dinantikan dan diposisikan sebagai pesaing Porsche Panamera. Grand tourer ini dibekali fungsi unik yang memungkinkannya berputar di tempat seperti tank, dan dalam waktu dekat akan disusul oleh mobil sport listrik Z ultra-premium. Denza juga membawa SUV tangguh Bao 5 ke Eropa. Bukan hanya dari segi tampilan, pabrikan ini juga membedakan diri lewat rekayasa canggih, seperti suspensi magnetoreologis canggih pada U9 bermotor tiga. Egger meyakini, merancang kendaraan progresif ini langsung di pasar yang ingin mereka kuasai akan memberi Denza keunggulan kompetitif yang krusial.
Memilih Milan sebagai basis operasional merupakan langkah yang sangat strategis bagi merek global ini. Sebagai salah satu ibu kota mode terkemuka dunia, kota ini memungkinkan tim desain otomotif menjalin relasi dengan pemasok material papan atas dan rumah mode mewah terkemuka. Egger menuturkan bahwa timnya akan mengeksplorasi material inovatif dan berkelanjutan untuk kabin mobil masa depan. Z9 saat ini sudah menggunakan panel pintu dari bambu pakai ulang, menandai pergeseran nyata menuju kemewahan yang lebih sadar lingkungan. Dengan membenamkan diri dalam ekosistem desain Italia, tim ini ingin mengamankan pasokan kulit premium sekaligus komposit daur ulang berteknologi tinggi.
Kantor pusat di Milan juga akan memainkan peran penting dalam meningkatkan pengalaman konsumen secara keseluruhan. Denza berencana menjadikan ruang tersebut sebagai butik kustomisasi khusus, tempat calon pembeli dapat melihat dan menyentuh langsung material pesanan khusus. Pendekatan bergaya atelier ini mencerminkan layanan pemesanan yang sangat personal, seperti yang ditawarkan merek-merek legendaris semisal Aston Martin dan Bentley. Dengan memadukan inovasi teknologi yang agresif dengan keahlian kriya Eropa kelas atas, merek pendatang ini tengah meletakkan fondasi kukuh untuk ekspansinya ke Barat.



















