Menyoroti ilustrasi Paris Hilton, anjing penjaga di dalam kandang, dan tribut “Happy Mother’s Day” yang terinspirasi dari Pietà.
Penghormatan untuk kota asal ini memadukan tracksuit, jersey football, bulu sintetis, dan kulit dalam gaya busana musim dingin khas New York.
Koleksi kapsul kolaborasi ini menghadirkan kembali konstruksi GORE-TEX, bersama jaket Nuptse bolak-balik dan Heli Vest dari arsip.
Label ini memperluas palet musimannya lewat rona-rona cerah, tekstur kaya, dan tailoring yang mengalir.
Label asal Norwegia ini menyempurnakan pendekatan teknisnya pada jaket luar, rajut, kemeja, dan berbagai item pelapis.
Menampilkan jaket ranch washed, celana barrel, dan flanel bernuansa usang, koleksi ini menghadirkan estetika autentik yang dirancang untuk dipakai secara intens.
Mulai dari ransel ELVO yang dapat mengembang, tas-vest RENO berkerudung, sling PO S berpilin ala origami, hingga aksesori lainnya.
Koleksi musiman ini menyegarkan siluet klasik kanvas Dearborn dan denim dalam nuansa dark navy serta tobacco.
Menampilkan polo 100% katun slub dan deck skateboard kustom karya Tim Hans, rilisan ini menyeimbangkan kultur lokal dengan fungsionalitas premium.
Tailoring berstruktur berpadu dengan performa teknis dalam rilisan bernarasi yang terinspirasi dari perjumpaan singkat di tengah kota.
Brand streetwear ikonis ini memadukan siluet longgar, celana pendek baggy, dan luaran untuk masa peralihan musim.
Memadukan pengaruh biker, militer, dan punk, koleksi ini mengubah jaket kulit tebal serta knitwear berkesan usang menjadi seragam harian yang lebih premium.