Tailoring berstruktur berpadu dengan performa teknis dalam rilisan bernarasi yang terinspirasi dari perjumpaan singkat di tengah kota.
Brand streetwear ikonis ini memadukan siluet longgar, celana pendek baggy, dan luaran untuk masa peralihan musim.
Memadukan pengaruh biker, militer, dan punk, koleksi ini mengubah jaket kulit tebal serta knitwear berkesan usang menjadi seragam harian yang lebih premium.
Memadukan nostalgia subkultur dengan gaya kontemporer, rilisan ini menghadirkan beragam siluet yang dirancang untuk layering serbaguna.
Tekstil pilihan dari Inggris, Irlandia, dan Skotlandia menjadi fondasi koleksi ini.
Menerjemahkan arsitektur interior era 1950-an dan 1960-an ke dalam busana pria modern, label asal Los Angeles ini menghadirkan siluet yang tak lekang oleh waktu dan tertata rapi.
Material tahan cuaca berpadu dengan gaya streetwear yang refined dalam koleksi untuk transisi mulus dari kota ke jalur outdoor.
Dari outerwear fungsional hingga fleece grafis kasual, label asal Korea Selatan ini memperbarui seragam streetwear untuk musim gugur.
Terinspirasi dataran tinggi Nordik, brand asal Denmark ini memadukan desain Skandinavia tradisional dengan busana outdoor fungsional.
Outerwear unggulannya meliputi Cashmere Linen Walker Coat, Organic Cotton Umbrella Coat, dan Sheepskin Riders Jacket.
Dari sandal MOTO berbahan suede hingga sneaker Humamphibian.
Dari kulit bertabur stud hingga jaket track flannel jersey, koleksi ini menghadirkan elegansi santai dalam setiap siluet.