Koleksi Story mfg. SS27 Mengandalkan Pewarna Alami, Batik Lilin, dan Goresan Tangan yang Bikin Tiap Piece Benar‑Benar Unik

Dari indigo fermentasi sampai katun organik rajut tangan, koleksi “Trees Are Poems” dari label asal Inggris ini menguatkan proses handmade yang nyaris mustahil ditiru produksi massal.

Fashion
1.9K 0 Komentar
Simpan

Ringkasan

Story mfg. menghadirkan SS27 "Trees Are Poems," sebuah koleksi yang berakar pada pewarnaan alami, konstruksi handmade, dan teknik permukaan seperti batik lilin, block printing, serta grafis gambar tangan.

Musim ini memperkenalkan lettering "Trees Are Poems" yang digambar langsung di atas pakaian, membuat tidak ada dua piece dengan tanda yang benar‑benar sama, ditemani patch sulam dan print yang ditaburkan pada sweats, jaket, dan celana panjang.

Dua kolaborasi ikut di‑tease: sepatu PF Flyers yang dibuat dari kain tenun tangan berpewarna alami khas Story mfg., dan kolaborasi ASICS dengan siluet baru yang memakai pilihan material ramah lingkungan.

Story mfg. baru saja memperkenalkan “Trees Are Poems,” koleksi Spring/Summer 2027 yang kian menyorot metode produksi inti label asal Inggris tersebut, dengan menempatkan pewarna alami, konstruksi rajutan tangan, dan teknik aplikasi permukaan sebagai pusat, sehingga nyaris mustahil direplikasi secara industri.

Palet warna menjadi jangkar koleksi ini pada filosofi material yang sama yang telah dibangun Story mfg. sejak didirikan oleh Saeed dan Katy Al-Rubeyi pada akhir 2013. Nuansa cokelat bumi dari kulit kayu dan akar hadir berdampingan dengan indigo fermentasi pekat dan motif kotak bernuansa hangat yang ditenun secara manual. Proses yang terlibat—mengambil warna dari mineral bumi, daun, kulit kayu, akar, teras kayu, buah, bunga, bakteri, hingga sinar matahari—bukan sekadar pilihan kosmetik. Inilah logika struktural sang brand, dan “Trees Are Poems” memegangnya sebagai fondasi, bukan hanya aksen musiman.

Pendatang baru paling menonjol secara teknis musim ini adalah batik lilin, yang dihadirkan berdampingan dengan teknik block print yang kembali digunakan. Batik melibatkan pengaplikasian lilin ke kain sebelum proses pewarnaan, di mana lilin menahan warna dan membentuk pola retak serta efek berkabut khas di batas pertemuan lilin dan pewarna. Efek ini tidak bisa direplikasi dengan bersih lewat pencetakan digital atau sablon karena bergantung pada perilaku fisik lilin panas yang mendingin di atas serat tekstil, juga pada tekanan dan sudut aplikasi yang selalu berubah. Setiap potong yang dihasilkan dengan metode ini akan membawa pola yang berbeda dalam retakan dan kabutnya dari setiap potong lain dalam satu produksi.

Grafis yang digambar langsung dengan tangan menjadi langkah lanjutan dalam arah yang sama. Tulisan “Trees Are Poems” ditorehkan langsung di atas pakaian alih-alih diaplikasikan lewat cetak atau bordir, dan dalam siaran pers digambarkan seperti selembar catatan yang ditinggalkan di meja dapur. Karena lettering diaplikasikan secara manual pada tiap potong, variasi menjadi bagian alami dari metode produksi, bukan direkayasa sebagai pembeda berlabel premium. Patch, baik yang dibordir maupun dicetak, ditaburkan dan dijahit di atas sweats, jaket, dan celana panjang, dibingkai brand sebagai lencana yang dikumpulkan sepanjang perjalanan yang panjang.

Elemen rajutan dalam koleksi ini tetap diproduksi sepenuhnya dengan tangan, menggunakan jarum rajut dan benang katun organik yang diwarnai secara manual. Pilihan musim ini mencakup siluet marled, bergaris, dan slouchy, dengan gaya bergaris tercatat sebagai bestseller yang konsisten bagi brand. Waktu yang diinvestasikan untuk merajut tangan membuat jumlah produksi secara inheren terbatas—sebuah batasan yang dipandang brand sebagai karakter karya, bukan sekadar persoalan logistik yang harus diselesaikan.

Dalam kampanye ini terselip teaser kolaborasi Story mfg. yang akan datang. Pertama adalah kolaborasi dengan PF Flyers, yang menggunakan kain tenun tangan berpewarna alami khas Story mfg. yang diaplikasikan pada siluet PF Flyers, dengan jadwal rilis yang diperkirakan sekitar Agustus. Proyek ASICS melanjutkan Gel-Venture 6 dan memperkenalkan bentuk sepatu baru berbasis pilihan material ramah lingkungan dan, menurut lookbook, memungkinkan pemakainya melakukan kustomisasi dengan manik-manik.

Intip koleksinya di atas dan nantikan tanggal rilis PF Flyers serta ASICS.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Editor Assistant
Mai Vo
Share artikel ini
Sophie Caraan Managing Editor

Sophie Caraan is the Managing Editor at Hypebeast, where she sets the editorial direction, standards, and output strategy for the HQ team. With a decade of editorial experience, she brings both a storyteller's instinct and a strategist's eye — spotlighting the figures and movements that shape the culture across a multitude of lanes. Her tenure is marked by high-impact conversations with the likes of RZA, Mads Mikkelsen, CORTIS, Erling Haaland, Kasing Lung, NIGO, and more.

Baca Berikutnya

NAHMIAS Gali Keindahan Nostalgia dan “Patina” di Koleksi SS27
Fashion

NAHMIAS Gali Keindahan Nostalgia dan “Patina” di Koleksi SS27

Memutar ulang memori masa muda yang playful jadi detail desain yang matang dan sophisticated.

Koleksi Ami Paris SS27 Menemukan Konstruksi Tertajam di Antara Struktur Rapi dan Lembutnya Siluet
Fashion

Koleksi Ami Paris SS27 Menemukan Konstruksi Tertajam di Antara Struktur Rapi dan Lembutnya Siluet

Setelan semi-furing, hardware kulit Nappa, dan sol trompe l’oeil menjadi penanda utama koleksi SS27 Ami Paris.

ssstein SS27 Hadirkan Palet Fajar Lewat Garment-Wash, Drum-Dyeing, dan Ring-Dyed Denim
Fashion

ssstein SS27 Hadirkan Palet Fajar Lewat Garment-Wash, Drum-Dyeing, dan Ring-Dyed Denim

Koleksi terbaru creative director Kiichiro Asakawa mengejar nuansa warna secara presisi lewat pengembangan material yang teliti, dari Olmetex nylon hingga Pontoglio corduroy.


Pre-Collection SS27 Ann Demeulemeester: Lembutnya Romantisme Edwardian Bertemu Struktu​r Workwear
Fashion

Pre-Collection SS27 Ann Demeulemeester: Lembutnya Romantisme Edwardian Bertemu Struktu​r Workwear

Creative Director Stefano Gallici merajut narasi paralel yang menjembatani romantisme historis dengan utilitarianisme subkultural.

POST ARCHIVE FACTION (PAF) x On Cloudboom Volt PAF: Desain Avant-Garde dengan Performa Siap Balap
Footwear

POST ARCHIVE FACTION (PAF) x On Cloudboom Volt PAF: Desain Avant-Garde dengan Performa Siap Balap

Edisi Current Form keempat memadukan midsole Helion dan upper rajut parsial dengan konstruksi overlay yang terinspirasi dari geometri metamorfosis.

Nike Mind 001 AMP Dapat Makeover Tak Resmi ala "Spider-Man"
Footwear

Nike Mind 001 AMP Dapat Makeover Tak Resmi ala "Spider-Man"

Perpaduan warna biru dan merah yang pekat membuat detail struktur sepatu yang unik terlihat makin menonjol.

Hoshiba x Fruit of the Loom “Luxury Pack T Relax Fit”: Kaos Basic Harian yang Dirombak Total dari Jahitannya
Fashion

Hoshiba x Fruit of the Loom “Luxury Pack T Relax Fit”: Kaos Basic Harian yang Dirombak Total dari Jahitannya

Kolaborasi Pack T kedua sang fashion director membuktikan: siluet relaxed justru butuh rekayasa desain yang lebih serius, bukan lebih sedikit.

Mizuno Rilis Ulang WAVE PROPHECY 1 dengan Dua Warna Kontras yang Super Mencolok
Footwear

Mizuno Rilis Ulang WAVE PROPHECY 1 dengan Dua Warna Kontras yang Super Mencolok

Hadir dalam warna “Yellow/Blue” dan “Red/Gold”.

Grand Seiko Hadirkan Sembilan Ikon Inti Terbaru ke Evolution 9 Series
Jam Tangan

Grand Seiko Hadirkan Sembilan Ikon Inti Terbaru ke Evolution 9 Series

Dari “Night Lake”, “Lake Suwa” hingga ”White Birch” dan lainnya.

Teaser ‘Fool Night’ di Netflix Berhasil Menangkap Nuansa Dingin dan Menggelisahkan Manganya
Hiburan

Teaser ‘Fool Night’ di Netflix Berhasil Menangkap Nuansa Dingin dan Menggelisahkan Manganya

Dengan studio animasi Sunrise dan SHAFT menghidupkan eco-horror distopia karya Kasumi Yasuda.


Breitling, Universal Genève, dan Lainnya Meramaikan Watches and Wonders 2027
Jam Tangan

Breitling, Universal Genève, dan Lainnya Meramaikan Watches and Wonders 2027

Tanggal resmi digelar pada pekan kedua April.

AURALEE Hadirkan Koleksi SS27 Minimalis di Paris Fashion Week
Fashion

AURALEE Hadirkan Koleksi SS27 Minimalis di Paris Fashion Week

Desainer Ryota Iwai menampilkan studi refined tentang kemudahan modern dan tailoring mengalir untuk musim semi mendatang.

Intip Perdana Eksklusif AURALEE x New Balance 574 Driver Bergaya Formal
Footwear

Intip Perdana Eksklusif AURALEE x New Balance 574 Driver Bergaya Formal

Pertama kali tampil di runway AURALEE SS27, siluet kolaboratif ini menghidupkan kembali ikon sepatu lari arsip dalam wujud baru bergaya low-profile yang terinspirasi sepatu resmi.

Soundcheck: Louis Vuitton Spring/Summer 2027 Bareng Quavo, Lil Baby, dan Lainnya
Musik

Soundcheck: Louis Vuitton Spring/Summer 2027 Bareng Quavo, Lil Baby, dan Lainnya

Selamat datang di hub “track ID” Paris Fashion Week kami, dibuka dengan kuat lewat soundtrack di balik showcase musiman terbaru Pharrell.

Romero Britto Melukis Dunia, Kini Ia Menghias Skechers
Seni

Romero Britto Melukis Dunia, Kini Ia Menghias Skechers

Seniman kelahiran Brasil yang berbasis di Miami ini menghadirkan perpaduan khas warna-warna beraninya ke koleksi Skechers.

Giorgio Armani Hadirkan Gaya Santai & Leisure untuk SS27
Fashion

Giorgio Armani Hadirkan Gaya Santai & Leisure untuk SS27

Siluet rileks dan material menyejukkan mengundang suasana liburan pesisir, dari celana linen, knitwear mesh berembus ringan, hingga tailoring super-ringan.

More ▾