Lini Pakaian Pendingin Pertama Snow Peak Pakai Teknologi Peltier & Sirkulasi Air untuk Atasi Panas Ekstrem di Jepang
Seri Cooling System Wear hadir Mei ini dengan dua rompi inovatif yang menghadapi panas musim panas seperti tantangan rekayasa.
Ringkasan
- Snow Peak akan meluncurkan koleksi pakaian berpendingin pertamanya, Cooling System Wear, pada 22 Mei, dengan dua rompi baru yang melengkapi dua item yang sudah lebih dulu dirilis, membentuk rangkaian berisi empat produk.
- Peltier Cooling Device Vest menampilkan inovasi pertama di industri dengan enam unit Peltier dan dua unit kipas yang dapat beroperasi secara simultan; sementara Water Cooling Device Vest mengalirkan air dingin melalui pipa-pipa internal dengan sistem pompa.
- Kedua rompi ini menggunakan material Taslan nylon, tersedia dalam warna Black, dan dijual melalui Snow Peak directly managed stores, official online store, serta retailer pilihan di seluruh negeri.
Snow Peak untuk pertama kalinya memasuki kategori pakaian berpendingin lewat seri Cooling System Wear yang akan diluncurkan pada 22 Mei di Jepang. Koleksi ini digawangi dua rompi baru berbasis teknologi active cooling: Peltier Cooling Device Vest dan Water Cooling Device Vest, yang melengkapi evaporative cooling poncho dan stainless steel cooling pack yang telah lebih dulu dirilis.
Peltier Cooling Device Vest menjadi bintang utama koleksi ini dan layak mendapat sorotan terbesar dari sisi teknis. Rompi ini memadukan contact cooling melalui unit Peltier dengan airflow cooling dari unit kipas, dengan enam elemen Peltier dan dua unit kipas yang beroperasi secara bersamaan — konfigurasi yang oleh Snow Peak disebut sebagai yang pertama di industri. Penempatannya dirancang secara cermat: dua unit Peltier kecil di leher, dua unit besar di punggung, dan dua unit besar di sisi tubuh, menyasar titik-titik utama pertukaran panas. Rompi ini ditenagai battery pack yang sudah termasuk dalam set dan dibuat dari Taslan nylon, kain sintetis bertekstur natural yang membuatnya tetap nyaman dikenakan baik untuk aktivitas luar ruang maupun keseharian, meski membawa perangkat teknis di dalamnya.
Water Cooling Device Vest menawarkan pendekatan berbeda untuk menjawab tantangan yang sama. Tangki yang ditempatkan di bagian belakang menyalurkan air dingin melalui pipa-pipa internal dengan bantuan pompa, memanfaatkan konduktivitas termal tinggi air untuk menarik panas dari tubuh secara konsisten dan senyap. Tangki ini dapat diisi air, es, dan stainless cooling packs yang sudah termasuk dalam set, sehingga pemakai bisa mengatur sendiri intensitas rasa dingin. Lembaran water-cooling di bagian dalam dapat dilepas, sehingga rompi ini bisa berfungsi sebagai field vest multi-saku standar ketika fitur active cooling tidak dibutuhkan — transformasi praktis yang memperluas kegunaannya jauh melampaui periode panas tertinggi. Seperti Peltier vest, rompi ini juga dibuat dari Taslan nylon dengan satu pilihan warna Black.
Konteks yang lebih luas dari peluncuran ini dijelaskan secara gamblang oleh Snow Peak dalam siaran persnya: musim panas di Jepang datang lebih awal dan terasa jauh lebih ekstrem dibanding periode mana pun dalam catatan, dengan hari-hari gelombang panas di atas 35°C yang kini kian sering terjadi sejak awal musim panas di seluruh negeri. Bagi sebuah brand yang dibangun di atas filosofi bahwa hidup di alam terbuka harus dinikmati sepenuhnya apa pun kondisinya, pakaian berpendingin adalah kategori lanjutan yang terasa sangat logis. Yang lebih tak terduga justru adalah level engineering yang Snow Peak bawa ke lini ini. Secara khusus, Peltier vest ini bukan produk kompromi; ia diposisikan sebagai perlengkapan serius, dibuat dengan keyakinan yang sama seperti yang mereka terapkan pada titanium cookware dan furniture campsite mereka.
Cooling System Wear dari Snow Peak akan diluncurkan pada 22 Mei di Snow Peak directly managed stores, Snow Peak official online store, serta retailer pilihan di seluruh Jepang.



















