Versace Gaet Pieter Mulier & Nike ACG Hadir Lagi sebagai Lini Performa di Rangkuman Kabar Fashion Terpanas Pekan Ini
Tetap update dengan tren dan berita terbaru di dunia fashion.
Ringkasan
-
Pieter Mulier resmi menjadi Chief Creative Officer baru Versace, menyusul sang mentor lama Raf Simons ke Prada Group.
-
Nike kembali memperkenalkan ACG sebagai label outdoor berfokus performa, sementara Moncler Grenoble dan Palace merilis butik flagship global berskala besar.
-
Gaya di Grammy 2026 menonjolkan tailoring high-fashion, sementara seragam Olimpiade Musim Dingin menampilkan perpaduan apik antara performa teknis dan estetika gaya.
Pieter Mulier Resmi Menjabat Chief Creative Officer Baru Versace
Menutup rangkaian perombakan kreatifnya, Versace dan Prada Group resmi menunjuk Pieter Mulier sebagai Chief Creative Officer baru rumah mode tersebut, efektif per 1 Juli. Mulier, yang baru saja meninggalkan Alaïa, membawa rekam jejak prestisius dari masa kerjanya di Raf Simons, Dior, dan Calvin Klein. Dikenal dengan presisi nyaris arsitektural dan minimalisme yang begitu terukur, kehadirannya di Versace menandai potensi pergeseran dari maksimalisme serba heboh menuju sensibilitas yang lebih modern dan berjiwa arsitektural. Langkah ini menegaskan strategi Prada Group untuk menempatkan para visioner berorientasi desain di pucuk portofolio luxury mereka.
Nike Resmi Menghadirkan Kembali All Conditions Gear sebagai Merek Outdoor-Performance Murni
Nike kembali ke gunung dengan secara resmi menghadirkan kembali ACG sebagai entitas outdoor-performance murni. Berbelok dari jalur lifestyle yang belakangan menjadi fokusnya, label ini meleburkan lini Nike Trail untuk menciptakan satu ekosistem terpadu bagi atlet gunung kelas elite. Inovasi utamanya meliputi footwear berperforma tinggi seperti ACGUltrafly dan apparel teknis seperti jaket down Lava Loft. Untuk menandai era baru ini, Nike memperluas All Conditions Racing Department dan membuka flagship mandiri pertamanya, “ACG Base Camp”, di Taikoo Li Sanlitun, Beijing.
Moncler Grenoble Memperkenalkan Koleksi Bernuansa Americana di Aspen
Moncler Grenoble mengambil alih lereng bersalju Aspen, Colorado, untuk peragaan busana Fall/Winter 2026. Koleksinya mengawinkan nostalgia era 1950-an dengan sentuhan Western yang tangguh, menghadirkan motif plaid khas Amerika, rumbai, dan topi koboi berdampingan dengan perlengkapan teknis signature label tersebut. Sorotan utama termasuk shearling bergaya “quiet luxury”, denim berperforma tinggi, serta kolaborasi terbaru dengan legenda snowboarding Shaun White. Gelaran ini juga menandai pembukaan flagship Moncler Grenoble terbaru di destinasi ski bersejarah itu, yang kian mengukuhkan posisi brand di pasar luxury Amerika.
Deretan Best Dressed di Grammy Awards 2026
Karpet merah Grammy Awards 2026 berubah menjadi masterclass soal luxury eksperimental dan gaya arsip. Bad Bunny mencetak sejarah dalam tuxedo beludru custom Schiaparelli—tampilan menswear pertama rumah mode tersebut—sementara Pharrell, Pusha T, dan Malice tampil kompak dalam setelan Louis Vuitton merah muda serasi. Momen lain yang mencuri perhatian termasuk Harry Styles dalam Dior bernuansa skulptural karya Jonathan Anderson dan Kendrick Lamar yang mendefinisikan ulang maskulinitas lewat Chanel custom. Malam itu menegaskan pergeseran dari glamor tradisional menuju statement gaya yang sangat personal dan sarat nuansa subkultur.
Intip Flagship Store Terbaru Palace Skateboards di Hong Kong
Palace Skateboards yang berbasis di London resmi mendarat di Hong Kong dengan membuka flagship baru di jantung Causeway Bay. Desain tokonya memberi penghormatan pada warisan lokal, mengambil inspirasi dari markas polisi bersejarah Tai Kwun melalui instalasi neon kustom. Untuk merayakan pembukaan tersebut, para co-founder Lev Tanju dan Gareth Skewis meluncurkan kolaborasi spesial dengan South China FC (SCAA), menghadirkan tracksuit dan jersey teknis. Ruang ini berfungsi sebagai jembatan kultural, memadukan sikap nyeleneh khas Britania dengan identitas visual ikonis Hong Kong.
Pilihan Kami untuk Seragam Tim Terbaik di Olimpiade Musim Dingin 2026
Saat ajang Milano Cortina 2026 dimulai, seragam nasional sukses menjembatani fungsi kelas elite dan high fashion. Ralph Lauren melanjutkan tradisi “Vintage Americana” untuk Team USA, sementara Lululemon menghadirkan sistem layering modular berelastisitas maksimal untuk Team Canada. Nama lain yang mencuri perhatian termasuk cashmere Mongolia dengan jahitan tangan rumit karya Goyal dan minimalisme fungsional Swedia bersama UNIQLO. Dari Gorpcore tangguh 66°North untuk Islandia hingga perlengkapan heavy-duty Salomon bagi para relawan Olimpiade, gelaran 2026 ini tercatat sebagai ajang musim dingin paling stylish sejauh ini.















