Poggy Resmi Luncurkan Koleksi Pakaian Perdana untuk Dear Boro
Koleksi 12 item yang menonjolkan craftsmanship artisana dan desain timeless bergaya streetwear modern.
Ringkasan
- Motofumi “Poggy” Kogi meluncurkan Dear Boro, label yang memadukan teknik Boro tradisional Jepang dengan kultur street modern bercita rasa artisana
- Rilis pada pertengahan Februari, koleksi 12 item ini menonjolkan denim eksperimental, jaket teknis, dan beragam pilihan lain
Motofumi “Poggy” Kogi, kurator mode berpengaruh yang dikenal sebagai jembatan antara kriya Jepang dan kultur street global, resmi meluncurkan label miliknya sendiri, Dear Boro.
Terinspirasi dari sejarah Boro—tradisi menambal dan memperkuat pakaian kerja—Poggy menginterpretasikan ulang teknik jahit historis ini sebagai medium artistik modern, menonjolkan sensasi taktil dari material kelas atas dan proses produksi artisana. Label ini bertujuan menghadirkan gaya kontemporer tempat warisan dan inovasi saling beririsan, dengan menekankan esensi sebuah busana alih-alih tren sesaat.
Koleksi perdana ini menghadirkan 12 look terkurasi dengan fokus pada siluet yang refined dan tekstil eksperimental. Di dalamnya terdapat lima desain jaket berbeda, mulai dari jaket nylon teknis hingga jaket denim dengan detail rumit, dilengkapi celana utilitarian dan basic jersey premium. Item unggulan seperti 1985 Denim Jacket dan 1985 Jean menegaskan fokus merek pada ketahanan material, sementara rilisan yang lebih eksklusif seperti Eric Haze Kung-Fu Jacket menampilkan jejaring kolaborator kreatif internasional Poggy yang begitu kuat.
Dibanderol mulai ¥71.500 hingga ¥291.500 JPY (sekitar $455–$1.856 USD), koleksi perdana Dear Boro dijadwalkan rilis pada pertengahan Februari. Pantau terus pembaruan terbarunya lewat Instagram resmi sang label.
Lihat postingan ini di Instagram















