Pameran Besar Ruth Asawa Hadir di Guggenheim Museum Bilbao
Pameran internasional perdana yang menyoroti keseluruhan perjalanan hidup dan praktik berkarya sang seniman.
Ikhtisar
- Guggenheim Museum Bilbao akan menjadi tuan rumah pameran Ruth Asawa: Retrospective, setelah sebelumnya singgah di MoMA dan SFMOMA.
- Dibuka pada bulan Maret, pameran ini merangkum enam dekade kehidupan dan praktik berkarya, mulai dari masa kecilnya di kamp interniran Jepang hingga karya-karya yang ia selesaikan di studio di rumahnya pada tahun-tahun terakhir kehidupan.
- Karya-karya yang dipamerkan mencakup rangkaian bentuk kawat terikat yang terinspirasi alam, cetakan tanah liat dan perunggu, lipatan kertas, lukisan, gambar, buku sketsa, litografi, serta sejumlah patung kawat melingkar yang begitu ikonik.
“Seorang seniman itu bukan sosok yang istimewa,” ujar Ruth Asawa, sang legenda. “Seorang seniman adalah orang biasa yang bisa mengambil hal-hal biasa dan menjadikannya istimewa.” Asawa, sosok favorit dari West Coast yang kini diakui dalam kanon seni, menciptakan karya-karya yang mengubah cara kita memandang dunia elementer dan segala pelajaran yang bisa diberikannya kepada kita.
Setelah singgah di Museum of Modern Art di New York dan San Francisco Museum of Modern Art, Ruth Asawa: Retrospective akan segera hadir di Guggenheim Museum Bilbao. Dibuka dari 19 Maret hingga 13 September, pameran ini bertepatan dengan seratus tahun kelahiran sang seniman, dan tak ada cara yang lebih tepat untuk merayakannya selain lewat pameran besar di museum yang untuk pertama kalinya mengulas setiap sisi praktik artistiknya yang begitu halus sekaligus revolusioner.
Terbagi dalam sepuluh bagian yang membentang dari 1947 hingga 2006, pameran ini menelusuri luasnya perjalanan hidup dan praktik inovatif Asawa: dari masa kecil di kamp interniran Jepang, masa studinya di Black Mountain College yang eksperimental, hingga kiprahnya dalam pendidikan seni dan advokasi sipil sejak 1960-an serta catatan dari studio di rumahnya. Karya yang ditampilkan mencakup rangkaian bentuk kawat terikat yang terinspirasi alam, cetakan tanah liat dan perunggu, lipatan kertas, lukisan, gambar, buku sketsa, litografi, dan sejumlah patung kawat melingkar yang paling melekat dengan namanya.
Luas dan bergengsi, retrospektif ini menyeimbangkan status kebintangan seni Asawa dengan kedekatan yang intim, terasa lewat ephemera dan foto-foto arsip yang tersebar di seluruh ruang. Dalam dekade setelah wafatnya pada 2013, apresiasi terhadap karyanya terus menanjak, dan momentum pameran ini terasa nyaris sempurna, mengundang publik internasional menyelami rasa ingin tahu yang tak kenal lelah dan kemungkinan kreatif tanpa batas dari sosok “seniman” – dalam arti paling sejatinya.
Kunjungi situs web museum untuk mengetahui lebih jauh tentang pameran ini.
Guggenheim Museum Bilbao
Abandoibarra Etorb., 2, Abando,
48009 Bilbao, Bizkaia, Spain



















