Philadelphia Art Museum Rayakan 100 Tahun Surealisme dengan Pameran Raksasa
Masuk ke dunia mimpi di ‘Dreamworld’, sekarang hingga 16 Februari 2026.
Ringkasan
- Philadelphia Art Museum menghadirkan Dreamworld: Surrealism at 100, sebuah pameran besar-besaran yang menelusuri perjalanan surealisme dari awal kemunculannya hingga berbagai wujud kontemporer
- Dibuka hingga Februari 2026, pameran di Philadelphia ini menampilkan satu bagian eksklusif yang didedikasikan untuk para surealis Eropa yang mencari suaka di Amerika Utara setelah Perang Dunia II
Pada 1924, penyair sekaligus seniman André Breton menerbitkan Manifesto of Surrealism, yang menguraikan tentang “krisis kesadaran” — ketika imajinasi dikorbankan demi tata krama dan penilaian kaku yang menyertai kedewasaan. Untuk menjawab kondisi ini, ia mengajukan surealisme sebagai bentuk pemberontakan artistik yang merebut kembali rasa takjub, merayakan intuisi, dan mendorong batas kemungkinan kreatif.
Di Philadelphia Art Museum (PhAM), gerakan ini dipotret dengan tajam melalui Dreamworld: Surrealism at 100, setelah rangkaian tur Eropa. Menampilkan hampir 200 karya dari lebih dari 70 seniman, pameran ini memetakan evolusi surealisme sekaligus menonjolkan suara-suara yang membentuk, menggugat, dan memperluas jangkauannya selama satu abad terakhir.
Dikuratori oleh Matthew Affron dan Danielle Cooke, Dreamworld hadir dalam enam bagian tematik yang disusun secara kronologis. “Waking Dream” mengulik eksperimen awal gerakan ini dalam bentuk dan teknik saat berkembang di Paris; “Natural History” dan “Desire” menggali ketertarikan pada misteri alam dan eros. Di bagian lain, “Premonition of War” menghadirkan makhluk dan monster yang lahir dari meningkatnya ketegangan global, sementara “Exiles”, bagian yang khusus untuk instalasi PhAM, menyoroti para surealis Eropa yang melarikan diri ke Amerika Utara selama Perang Dunia II. Perjalanan ini ditutup dengan “Magic Art”, yang menelusuri pergeseran gerakan ini pada pertengahan abad menuju mistisisme dan esoterika.
Dengan mahakarya dari René Magritte, Salvador Dalí, Lee Miller, Hans Bellmer, Joan Miró, Pablo Picasso, Frida Kahlo, dan Mark Rothko sebagai penopang utama, pameran ini menjanjikan penelusuran yang sekaligus komprehensif dan spekulatif atas kekuatan imajinasi manusia. Rasakan sendiri pengalaman pamerannya hingga 16 Februari 2026. Kunjungi website PhAM untuk detail lebih lanjut.
Philadelphia Art Museum
2600 Benjamin Franklin Pkwy
Philadelphia, PA 19130