Meski menuai kecaman dari band punk Fugazi dan kerja sama tersebut dihentikan, brand streetwear ini mengambil alih peluncurannya sendiri pekan ini.
Grafis sketsa tangan, upper kanvas bertekstur usang, dan lini apparel pelengkap menjadi sorotan kolaborasi terbaru ini.
Vans juga telah mengonfirmasi perilisan yang lebih luas.
Konstruksi ulang berbahan kulit satu potong menghadirkan siluet perdana brand ini dalam enam pilihan warna netral.
Doodle bordir yang playful, peniti berhias manik-manik, dan gelang persahabatan mengangkat siluet sepatu skate klasik ini.
Motif kotak-kotak Skotlandia tenun tangan dan Sidestripe bertabur stud menghadirkan sentuhan artisan yang rebel pada klasik skate ini.
Hadir dalam pilihan warna Cokelat dan Hitam.
Dua colorway memadukan print ikonis BAPE dan logo “STA” dengan Knu Skool beraksen puffy 3D Sidestripe, outsole ice Checkerboard, serta hardware Ape Head custom.
Reinterpretasi minimalis namun tetap premium dari siluet klasik ikonik.
Dua siluet klasik di-upgrade dengan teknologi baru dan perpaduan gaya hybrid yang fresh.
Dua siluet ikonik, satu kolaborasi: karya kanvas Emma Bennett dan garis arsitektural tajam Jun Takahashi membentuk ulang warisan bentuk klasik Vans.
Mengusung upper hijau lumut berbahan suede dan kanvas yang premium.