Retrospektif besar musim semi ini akan mengulas empat dekade karier desainer asal Britania tersebut, sekaligus menyoroti kontroversi masa lalunya.
Pertama kali terlihat dipakai Pharrell Williams di Met Gala.
Sepatu boot berujung metal ini dibuat oleh “The Shed” milik Timberland, workshop prototyping dan inovasi di New Hampshire.
Berkolaborasi dengan rumah perhiasan bersejarah Maison Codognato, ikon rap ini membuktikan kalau aksesori kustomnya layak dapat sorotan zoom-in instan.
Superstar asal Kolombia ini mengajak kita menyelami album studio ketujuhnya, pengalaman Met Gala terbarunya, dan momen ketika dunia akhirnya benar‑benar mengenal sosok Juan Luis.
Dari Cartier Cloche vintage milik Bad Bunny hingga BVLGARI Serpenti bertabur pavé berlian di pergelangan tangan LISA, karpet merah Met Gala 2026 dipenuhi jam tangan super mewah yang menaikkan suhu horologi di malam mode terbesar tahun ini.
Pameran musim semi ini akan meresmikan Condé M. Nast Galleries seluas 12.000 kaki persegi dengan menelusuri kaitan mendalam antara busana di tubuh dan sejarah seni rupa.
Sang juara Olimpiade berkolaborasi dengan desainer Iris van Herpen dan duo seniman A.A.Murakami untuk menciptakan gaun tech-couture spektakuler dengan 15.000 gelembung kaca dan teknologi rahasia peniup gelembung di dalamnya.
Desainer Emily Adams Bode Aujla merancang look kuning cerah bernuansa kupu-kupu menggunakan 100 yard material upcycled.
Dari halo berpendar Beyoncé sampai surealisme nautikal ala Madonna, bagian atas red carpet resmi jadi pusat perhatian malam itu.
Dao-Yi Chow dan Maxwell Osborne memanfaatkan kain upcycled untuk mengeksplorasi bagaimana tubuh manusia dibaca lintas era mode yang berbeda.
Wardrobe bespoke ini memanfaatkan deadstock silk taffeta tahun 1970-an untuk menghormati cara sang pelukis legendaris merevolusi potret Black.