Desainer Latino berbasis New York ini mengisahkan kolaborasi berani dan romantisnya dengan raksasa fast fashion tersebut, yang membawa kita kembali ke Mexico City era 1980-an.
Grup beranggotakan lima orang ini resmi memulai babak baru kariernya.
Saudari kembar Laura Fanning dan Deanna Fanning menampilkan deretan ASICS ujung tabi terbaru di atas runway.
Koleksi kelima McGirr untuk rumah mode Inggris ini mengulik apa yang tersembunyi di balik permukaan.
Terinspirasi dari pertandingan René Lacoste tahun 1923 di Deauville yang diguyur hujan, ketika lapangan tanah liat basah dan tribun beratap sepenuhnya mengubah atmosfer permainan.
Koleksi ini menghadirkan perpaduan modernisme, feminitas, dan misteri yang lembut di dalam “liminal realm”.
Terinspirasi ikon layar Austria Romy Schneider, perancang kostum Italia Danilo Donati, dan sentuhan lingerie jenaka nan erotis.
Berkolaborasi dengan kreator ‘Euphoria’, Sam Levinson, menayangkan cuplikan eksklusif musim keempat serial tersebut di layar raksasa yang mengelilingi venue.
Sang maestro asal Jepang menampilkan deretan kimono masa kini yang terasa sekaligus penuh hormat dan memberontak.
Lewat siluet yang sengaja dibiarkan tak tuntas, Satoshi Kondo mempertanyakan obsesi akan kesempurnaan dan menantang hasrat kita pada tampilan serba rapi dan polished.
Jack McCullough dan Lazaro Hernandez menampilkan koleksi kedua mereka untuk rumah mode asal Spanyol ini, sekaligus debut menswear perdana LOEWE.
Owens kembali membuktikan visinya yang tak tertandingi: mengingatkan industri bahwa bahkan di tengah kegelapan, ia tetap mampu memancarkan kekuatan, sikap menantang, dan cahaya.