Terinspirasi aura sinematik Romy Schneider, sang desainer merombak kode khas rumah mode dengan siluet tajam dan ultra-presisi.
Untuk koleksi womenswear keduanya, sang desainer menghadirkan nuansa florals ala Monet di dalam rumah kaca raksasa.
Koleksi ini mengajak kita menyelami dialog antara masa lalu dan masa kini, menerjemahkan kesabaran para konservator seni ke dalam siluet modern yang fungsional dan mudah dipakai sehari-hari.
Maximilian Davis membongkar pakem seragam nautika dan gaun malam vintage dalam koleksi terbarunya.
Rumah mode Milan ini melembutkan busana siang yang terstruktur dengan nostalgia lintas generasi dan tekstur keartisan inovatif.
Miuccia Prada dan Raf Simons menyuguhkan masterclass transformasi harian dan tailoring penuh kontradiksi.
Menampilkan wajah-wajah familiar seperti supermodel Kate Moss, berdampingan dengan talenta baru seperti Fakemink dan Nettspend.
Mulai dari quarter zip intarsia, sherpa pullover bermotif, hingga jaket shell retro dipadu denim rugged dan washed.
Siluet yang menyanjung tubuh dan detail yang dipangkas habis menghadirkan koleksi berfokus tailoring, terinspirasi fotografi Anders Petersen.
Dari bloomers sampai sneakers balerina, koleksi ini meracik fungsi sporty dengan sentuhan manis penuh fantasi.
Statement warna permen dan tampilan denim terdekontruksi dipresentasikan di tengah instalasi berisi 50.000 objek dari proyek-proyek sebelumnya, membentuk taman memorabilia bak karya Bosch.
Daniel Lee mengajak kita menyusuri London di malam hari, dari Hackney hingga Mayfair, merayakan 170 tahun perjalanan Burberry.