Koleksi kapsul musiman ini menafsirkan ulang esensial busana sehari-hari lewat kasmir berbulu lembut, korduroi jatuh, dan palet warna musim gugur yang kaya.
Koleksi 47 tampilan ini debut di gedung WSA, Lower Manhattan, dalam rangka New York Fashion Week.
Jersey yang memudar diterpa matahari, jeans Lilly berpinggang lebih rendah, serta jaket Alpha Industries CWU-45 bertabur stud memetakan musim glamor yang meluruh ala Sofia Prantera.
Kapsul kolaborasi ini memadukan fungsionalitas performa outdoor dengan detail streetwear ikonis yang terinspirasi dari merpati.
Setiap cipratan cat bersulam menyimpan pola kontras yang baru tampak jelas saat dilihat dari dekat.
Menerjemahkan bentuk-bentuk keramik menjadi lengkungan yang mengalir dan tailoring yang bersahaja, brand Korea Selatan ini mengeksplorasi estetika Timur yang tak lekang oleh waktu.
Label streetwear asal Tokyo ini membangun rilisan busana dan produk gaya hidup terbarunya dari ritme kerja sehari-hari salah satu pasar paling legendaris di kota tersebut.
Dirancang untuk musim hujan tanpa mengorbankan siluet Originals.
Dibintangi Rebecca Hall, kampanye ini mengeksplorasi identitas lewat sosok kembaran bertopeng.
Memperbarui dua siluet celana ikonis, kapsul musim ini menghadirkan lipit halus, teknik pewarnaan garmen, dan konstruksi pinggang yang lebih rapi.
Dikembangkan bersama pelari gunung profesional, brand teknis asal Jepang ini menghadirkan busana ringan dan dinamis yang dirancang untuk mengatur suhu tubuh saat menaklukkan trail berintensitas tinggi.
Label asal Kopenhagen ini merancang Mechanism, Escapism, dan Essential dengan sistem material yang berbeda, mulai dari membran Windtex Pro hingga insulasi Polartec Alpha.