Intip pop-up PUMA Café di Paris Fashion Week, kisah dua siluet ikonik yang jadi pitstop paling stylish.
Sub-label hemat dari jejak Virgil Abloh dengan koleksi t-shirt, jaket, dan sneakers di bawah $200 USD.
Menampilkan graphic tee, celana chino Dickies, topi, dan kaus kaki bermotif.
Lepas dari arketipe karakter yang pernah jadi ciri khas, Hung La memasuki babak personal yang kental dengan tailoring presisi dan struktur yang lebih dewasa.
Hadir dalam warna “Black/Pink Cloud”, “Glacier Grey/Cream”, dan “Brown Storm/Black Coffee.”
Melanjutkan kesuksesan musim pertamanya.
Untuk penayangan film ‘The End of Evangelion’ dan ‘Evangelion: Death (True)² & Rebirth’.
Lima minifigure di koleksi ini berfungsi layaknya ‘decoder ring’ penuh easter egg tersembunyi dari ‘SOUR’, ‘GUTS’, dan era berikutnya.
Hadir dalam warna “Morel/Pistachio Butter” dan “Zinc Blue/Shadow Blue.”
Concept store Harajuku ini menampilkan item eksklusif yang hanya bisa dipesan di lokasi, berdampingan dengan rilisan musim terbaru dari lini utama CAREERING, “PLACEBO”.
Debut di Paris Fashion Week ini memadukan charm berbentuk siput dengan midsole marble pada dua siluet yang di-rombak ulang.
Edisi off-white dan charcoal yang terinspirasi dari pemandangan matahari terbit legendaris di puncak ikonik Jepang.