PUMA Suede & Speedcat Menginspirasi PUMA Café Kece di Paris
Intip pop-up PUMA Café di Paris Fashion Week, kisah dua siluet ikonik yang jadi pitstop paling stylish.
Summary
- PUMA membuka pintu PUMA Café akhir pekan lalu selama gelaran Paris Fashion Week, merayakan Suede dan Speedcat, dua siluet paling ikonis dalam koleksinya.
- Pop-up café ini hadir dari 24 hingga 28 Juni dan sekaligus berfungsi sebagai showroom sepatu, menyajikan minuman, camilan, serta lantunan musik dari Timothée Joly dan Kofi Bæ.
PUMA meninggalkan jejaknya di Paris akhir pekan lalu lewat PUMA Café, merayakan dua model yang paling dicintai: Speedcat dan Suede. Di tengah Fashion Week yang lebih banyak terasa seperti maraton show super-stylish, showroom sekaligus pitstop milik brand ini justru menawarkan jeda tenang dengan pengalaman imersif yang mengisahkan dua siluet tersebut.
Sebagai penghormatan yang playful dan sleek pada kultur bon vivant klasik, para tamu bisa santai, menyeruput minuman, dan berbelanja di pop-up Le Marais yang sekaligus menjadi tempat rehat sebelum kembali menjelajahi kota. PUMA Café, yang hadir dari 24 hingga 28 Juni, menyajikan menu lengkap minuman dan camilan serta menggelar beberapa listening session, di mana Timothée Joly dan Kofi Bæ menjaga energi tetap tinggi sepanjang akhir pekan.
Namun, Speedcat dan Suede tetap jadi bintang utama. Dari evolusi Speedcat yang berangkat dari klasik motorsport hingga menjadi favorit para it-girl, sampai status Suede sebagai all-timer sejati, kisah masing-masing siluet dituturkan di sepanjang dinding café yang dipenuhi rilisan terbaru. Berkat embossing station, kami juga pulang membawa detail menara Eiffel emas yang benar-benar one-of-a-kind pada koleksi baru kami. Karena … namanya juga lagi di Paris.
Intip galeri di atas untuk melihat apa saja yang terjadi di PUMA Café.



















