“Akar kami nggak berubah.”
Label New York ini debut di Paris dengan menengok ke dalam, memperhalus bahasa desain intinya sendiri.
Intip pop-up PUMA Café di Paris Fashion Week, kisah dua siluet ikonik yang jadi pitstop paling stylish.
Madame Woo menghadirkan studi lintas budaya tentang sukacita dalam berbusana, dari sheer coat crumple-dye hingga sulaman bangau minhwa dan gantungan leather bergaya norigae.
Terinspirasi Meret Oppenheim, label Tokyo ini memindahkan material khas Fall/Winter ke konteks musim semi untuk koleksi SS27, sekaligus merilis kolaborasi baru dengan HEREU dan Pøsitum.
Perpaduan ketangguhan sepatu hiking dengan estetika sneaker yang stylish.