Denim Tears x COMME des GARÇONS Parfums Hadirkan Aroma Kapas dalam Eau de Parfum “Tears”
Aroma floral musky ini terinspirasi pedesaan Georgia selepas hujan, lalu mengering dengan jejak hangat seperti jerami.
Ringkasan
Denim Tears dan COMME des GARÇONS Parfums melansir Tears, eau de parfum yang diracik dengan berpusat pada aroma kapas.
Wangi ini terinspirasi dari suasana pedesaan Georgia sehabis hujan, ketika panas menguar dari tanah liat merah dan hamparan ladang kapas masih basah, hijau, dan segar.
Perfumer Paul Guerlain merancang wewangian musk floral ini sebagai komposisi kering dengan kehangatan menyerupai jerami.
Kolaborasi terbaru Denim Tears dengan COMME des GARÇONS diwujudkan dalam bentuk wewangian. Bersama COMME des GARÇONS Parfums, mereka meracik eau de parfum bernama Tears. Aromanya dibangun dari bau kapas, menangkap esensi pedesaan Georgia sesaat setelah hujan, ketika panas mengepul dari tanah liat merah dan ladang tampak basah serta menghijau.
Komposisinya berupa floral musky yang bergerak melalui tiga tahap jelas. Semprotan awal memadukan galbanum, ambrettolide, dan sage, menghadirkan nuansa hijau dengan sedikit sentuhan resin. Berikutnya, aroma tengah berkembang lewat daffodil, jasmine, flouve, dan orris; bunga-bunga lembut menyatu dalam inti yang berumput dan bedak. Konsepnya terasa paling kuat pada aroma dasar, yang menetap dalam vetiver, hay, cypriol, dan musk. Hasil akhirnya lebih kering daripada manis, dengan kehangatan menyerupai jerami yang menggemakan ladang-ladang terpanggang matahari sebagai inspirasinya.
Struktur tersebut merupakan karya perfumer Paul Guerlain, yang menerjemahkan arahan berakar kuat pada suatu tempat ke dalam sebotol parfum. Rujukannya sangat spesifik dan bersifat indrawi, bersumber dari kenangan pribadi pendiri Tremaine Emory tentang kawasan tersebut. “Ada aroma-aroma tertentu yang saya kenal dari masa ketika menghabiskan musim panas di Harlem, Georgia: tanah liat merah, embun pagi, semuanya, keringat akibat panas, semuanya, dan semua itu berpadu di sini,” ujar Emory dalam catatan koleksi.
Hasilnya meresmikan sesuatu yang telah lama dieksplorasi Denim Tears lewat busana dan berbagai objek ke dalam ranah olfaktori, dengan menjadikan kapas sebagai aroma sekaligus subjek. Kampanye pendampingnya dipotret oleh Dexter Navy di Harlem, Georgia, menambatkan wewangian ini pada lanskap yang sama, yang membentuk not-not aromanya.
Tears akan dirilis secara global pada 18 September melalui situs daring Denim Tears, di Africa Diaspora Goods, serta di sejumlah gerai Dover Street Market dan toko Comme des Garçons terpilih di seluruh dunia.