Menghadirkan koleksi dari deretan label ternama seperti Supreme, Palace, Stüssy, dan masih banyak lagi.
Setelan jas hujan serasi, rompi memancing, serta hoodie bergambar peta lokasi favorit ayah Tremaine Emory menjadi sorotan utama dalam koleksi Stüssy Tears.
Koleksi mendatang ini menyoroti ragam pakaian luar kolaborasi, termasuk jaket windbreaker oranye dengan motif SS link dan cotton wreath.
Pameran ini menempatkan karya Denim Tears oleh Tremaine Emory berdampingan dengan karya Jacob Lawrence, Faith Ringgold, serta para seniman kontemporer dalam lingkarannya.
Aroma floral musky ini terinspirasi pedesaan Georgia selepas hujan, lalu mengering dengan jejak hangat seperti jerami.
Menampilkan kolaborasi Supreme dengan Larry Clark, rilisan musiman terbaru Palace, serta koleksi perdana JENNIE bersama adidas Originals.
Rilisan kedua koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2026 yang terinspirasi André Leon Talley ini cocok untuk rapper Øway, Peezy.
Kapsul berisi 153 item ini menjadi kolaborasi busana resmi pertama yang disahkan oleh estate mendiang editor tersebut.
Niontay, Sideshow, dan Anysia Kym jadi wajah lookbook untuk “Act III pt. 2,” meneruskan kolaborasi erat antara label streetwear besutan Tremaine Emory dan label rekaman independen milik MIKE.
Tetap ter-update dengan tren dan berita terbaru dunia fashion.
“Dunia Denim Tears itu seperti sebuah rumah, dan aku baru menambah satu furnitur lagi di dalamnya,” ujar Tremaine Emory secara eksklusif kepada Hypebeast.
Mempertemukan rapper asal NYC dan kreator konten viral dalam kampanye untuk rangkaian terbaru “African Diaspora Goods” dari sang brand.