TDR Perluas Koleksi FW26 dengan Kain Teknis dan Keahlian Craftsmanship
The Garbstore asal London Barat menghadirkan tekstil premium Jepang, pakaian rajut seamless dari Skotlandia, dan denim reparasi tangan ke lini internalnya.
Peritel asal London Barat, The Garbstore, memperkenalkan koleksi Fall/Winter 2026 untuk label internalnya, TDR. Digagas oleh sang pendiri, Ian Paley, koleksi musim terbaru ini memperluas penawaran brand tersebut di lini busana pria dan wanita, dengan berbekal pengalaman puluhan tahun mengarsipkan busana utilitarian serta berburu tekstil dari berbagai penjuru dunia.
Mengusung palet warna lembut dan teduh serta detail konstruksi yang rumit, jajaran terbaru ini memadukan warisan Britania dengan siluet Jepang, sembari mengedepankan daya tahan fungsional dan kualitas material yang kaya tekstur. Sorotan lini luaran mencakup mantel Balmacaan berbahan Cordura, yang tersedia dalam versi tanpa furing atau berinsulasi Primaloft Jepang, serta Duxville Jacket berfuring kanvas Jepang dengan lengan raglan dan kantong pouch yang melingkar di bagian depan.
Denim dan busana kerja tetap menjadi fondasi koleksi lewat item seperti Coverall Removed Jacket dari denim 11 oz yang ditenun di Hiroshima, lengkap dengan detail efek usang buatan tangan, pewarnaan bernuansa pudar terpapar matahari, dan kantong tersembunyi, serta Jungle Repair Pant yang terinspirasi seragam militer. Pada lini rajut, TDR memanfaatkan teknologi rajut 3D inovatif Shima Seiki di Skotlandia untuk menghadirkan crewneck, tunik, beanie, dan syal tanpa sambungan dari 100% wol domba Britania. Sementara itu, overshirt kotak-kotak dari campuran katun-wol Jepang dan crown chinos khas TDR melengkapi koleksi serbaguna ini.
Koleksi lengkap TDR kini telah tersedia, dengan perilisan bertahap secara online maupun di gerai Couverture & The Garbstore selama sepekan ke depan.



















