Fenomena Mikro-Budget “Obsession” Tembus Rekor Bersejarah US$400 Juta di Box Office Global
Horor sensasi berbiaya US$750.000 dari Focus Features ini memecahkan banyak rekor sepanjang masa, resmi melampaui “The Blair Witch Project” dan “Enter the Dragon” dalam sejarah tingkat pengembalian investasi.
Ringkasan
Film horor indie mikro-budget 'Obsession' resmi melampaui pencapaian US$400 juta di box office global pada pekan kedelapan penayangannya.
Disutradarai mantan YouTuber Curry Barker, film ini telah meraup US$245,3 juta di pasar domestik dan US$157,8 juta di berbagai teritori internasional.
Diproduksi hanya dengan biaya US$750.000, 'Obsession' kini tercatat sebagai film berpendapatan tertinggi dalam sejarah untuk kategori produksi dengan budget di bawah US$1 juta.
Dalam kisah box office yang kian mengukuhkan diri sebagai yang paling fenomenal di dekade ini, masterclass horor berbiaya super minim garapan Focus FeaturesObsession secara resmi telah menembus ambang pendapatan global US$400 juta. Memasuki akhir pekan kedelapan penayangannya di bioskop, fenomena surealis yang meledak lewat rekomendasi dari mulut ke mulut ini mengguncang semua pakem distribusi film konvensional, membuktikan bahwa premis cerita premium ditambah hype organik di internet mampu mengakali blockbuster studio berbudget ratusan juta dolar yang paling mapan sekalipun.
Lintasan perjalananObsession terdengar bak dongeng manis dunia industri. Awalnya diproduksi secara independen dengan budget super minim hanya US$750.000 oleh sineas pendatang baru Curry Barker, film ini memicu gelombang buzz besar di Toronto International Film Festival (TIFF) sebelum Focus Features secara agresif mengakuisisi hak distribusi domestiknya dengan nilai yang kabarnya mencapai US$15 juta. Dirilis luas pada 15 Mei 2026, thriller psikologis ini mengikuti sosok hopeless romantic (diperankan Michael Johnston) yang nekat melanggar aturan sebuah “One Wish Willow” misterius demi merebut hati gebetannya (Inde Navarrette), hanya untuk mendapati bahwa fantasi idealnya justru menjelma menjadi mimpi buruk yang mengerikan dan sarat nuansa gelap.
Yang membuat capaian global terkini film ini sebesar US$403,1 juta terasa begitu belum pernah terjadi sebelumnya adalah daya tahannya yang nyaris bersejarah di layar bioskop. Di saat rilisan horor modern biasanya mengalami penurunan tajam 50% hingga 60% pada pekan kedua penayangan,Obsession justru membukukan kenaikan penjualan tiket dari akhir pekan ke akhir pekan pada pekan kedua dan ketiga rilis. Memasuki pekan keempat, film ini hanya turun tipis 7%, meraup tambahan US$25,6 juta dan sekaligus merebut rekor ketahanan box office pekan keempat milikThe Blair Witch Project (1999) yang selama ini melegenda. Puncak absolut dominasinya di box office terjadi pada hari ke-25 penayangan, ketika film ini meraup US$4,2 juta pada hari Senin dengan harga tiket diskon—melampaui pendapatan yang diraihAvengers: Endgame dan Star Wars: The Force Awakens pada hari ke-25 penayangan masing-masing di bioskop.
Dengan data pergerakan akhir pekan ini yang sudah final,Obsession secara resmi telah menggusur klasik ikonis Bruce Lee tahun 1973Enter the Dragon (pendapatan kotor US$400 juta dari budget US$850.000) untuk menjadi film terlaris sepanjang masa di antara karya yang diproduksi dengan biaya di bawah US$1 juta. Tingkat pengembalian investasi yang bersejarah ini membuat studio-studio rival berlomba meniru resep suksesnya, terlebih karena film tersebut dengan mudah berbagi panggung utama dengan Backrooms, hit horor indie garapan A24 yang sama meledaknya. Bahkan setelah Universal Home Entertainment merilis film ini ke jaringan premium video-on-demand (PVOD) digital pada 30 Juni, penjualan tiket bioskop tetap stabil secara mengesankan, didorong oleh penonton yang berkali-kali kembali dan fanbase subkultural yang militan untuk kembali merasakan teror bersama di layar lebar.



















