Beyoncé Mulai Hitung Mundur 60 Hari Menuju 20 Tahun ‘B’Day’ dengan Kejutan Single “Morning Dew (Donk)”
Ditulis bareng Pharrell Williams dan The-Dream, slow groove yang lama tersimpan ini membuka jalan untuk edisi expanded dari album studio kedua Beyoncé yang jadi tonggak karier, rilis 2006.
Ringkasan
Beyoncé mengejutkan fans dengan merilis lagu arsip yang lama tak pernah dirilis berjudul "MORNING DEW (DONK)" di platform streaming.
Single ini jadi kado Fourth of July untuk fanbase-nya, sekaligus meluncurkan hitung mundur resmi 60 hari menuju ulang tahunnya yang ke-45 dan peringatan 20 tahun album studio solo keduanya, 'B'Day'.
Ditulis dan diproduseri bareng Pharrell Williams, lagu ini hadir dengan video lirik hitam-putih yang menampilkan footage arsip karya sutradara Cliff Watts.
Beyoncé memberi BeyHive alasan tak terduga untuk merayakan dengan merilis lagu favorit penggemar yang lama tak pernah dirilis berjudul “MORNING DEW (DONK)” sebagai kejutan rilis Fourth of July. Didistribusikan melalui Parkwood Entertainment dan Columbia Records, single bernuansa slow-groove ini menjadi tembakan pembuka resmi untuk kampanye besar-besaran memperingati ulang tahun ke-20 yang akan datang dari album studio solo keduanya yang ikonis, B’Day. Perilisan ini secara resmi memulai hitung mundur 60 hari yang akan berakhir tepat di hari ulang tahunnya pada bulan September, ketika seluruh album peringatan akan diluncurkan ulang dalam berbagai format.
Lagu ini menjadi harta karun arsip yang menarik dari sang global entertainer, sekaligus menandai single solo resminya yang pertama sejak ia mendominasi lanskap budaya lewat mahakarya peraih Grammy pada Maret 2024, Act II: Cowboy Carter. Awalnya direkam saat sesi studionya pada 2013 dan digoda ke publik lewat potongan-potongan kecil selama bertahun-tahun, “MORNING DEW (DONK)” memadukan kepercayaan diri R&B larut malam yang halus dengan energi khas pertengahan 2000-an yang penuh nostalgia. Untuk menggarap lagu ini, Beyoncé berkolaborasi dengan jajaran nama besar yang sudah lama menjadi lingkaran kreatifnya, menulis lagu ini bersama maestro R&B The-Dream dan Darius Dixon, sekaligus berbagi kredit produksi utama dan penulisan dengan Pharrell Williams.
Perilisan lagu ini dibarengi dengan sebuah lyric video intim hitam-putih yang berfungsi sebagai tribut langsung untuk era kreatif B’Day yang orisinal. Disutradarai fotografer fashion sekaligus kolaborator visual langganan, Cliff Watts—yang terkenal memotret sampul Sports Illustrated Swimsuit bersejarah Beyoncé menjelang ulang tahunnya yang ke-25—video ini memanfaatkan ulang cuplikan arsip yang belum pernah dirilis dari sang penyanyi di era tersebut. Secara lirik, lagu sensual ini dibuka dengan anggukan langsung pada film ikonis Prince tahun 1984, Purple Rain, yang seketika memicu teori-teori panas di internet bahwa arus bawah bernuansa rock dan funk pada trek ini bisa menjadi jembatan tematik menuju Act III sebagai penutup trilogi yang sangat dinantikan namun belum diumumkan.
Rilisan ulang yang akan datang ini mengajak industri kembali ke momen penentu dalam katalog solo sang superstar. Awalnya dirilis pada 4 September 2006 untuk bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-25, B’Day hadir setelah debut solonya, Dangerously in Love, dan mengukuhkan statusnya sebagai performer live kelas elit lewat deretan hit beroktan tinggi seperti “Ring the Alarm,” “Get Me Bodied,” “Upgrade U,” dan monster Billboard Hot 100, “Irreplaceable.” Album ini debut di posisi No. 1 Billboard 200, terjual lebih dari 541.000 kopi hanya dalam minggu pertama di Amerika Serikat sebelum meraih Grammy Award untuk Best Contemporary R&B Album. Parkwood Entertainment telah memberi isyarat bahwa edisi peringatan 20 tahun yang akan datang ini akan mendapatkan remaster teknis menyeluruh, lengkap dengan kumpulan lagu-lagu arsip yang sangat diburu penggemar.



















