Lorna Simpson Kembali ke Titik Nol di Venesia lewat Pameran ‘Third Person’
Lebih dari 50 lukisan, instalasi, patung, kolase, dan film dipamerkan di Punta della Dogana rancangan Tadao Ando.
Ringkasan
- Seniman Amerika Lorna Simpson mempersembahkan pameran tunggal terbarunya di Venesia, bertajuk Third Person
- Berlangsung di Punta della Dogana, pameran ini menampilkan lebih dari 50 karya lintas medium dalam kilas balik menyeluruh atas praktik artistik Simpson selama satu dekade terakhir
- Pameran ini sudah dibuka dan akan berlangsung hingga 22 November
Gaung seputar pameran tunggal terbaru Lorna Simpson, Third Person, tengah menggemparkan Venesia. Usai pameran blockbuster di Met musim semi lalu, pelopor multidisipliner ini melenggang ke Punta della Dogana, museum seni di Venesia rancangan Tadao Ando, untuk perhelatan terbesarnya di Eropa sejauh ini.
Menampilkan lebih dari 50 karya—lukisan, kolase, patung, instalasi, dan film—pameran ini sejalan dengan fokus lukisan dalam Source Notes, pameran museum perdana yang mengulik kanvas-kanvas Simpson. Ia juga memperkenalkan karya-karya baru khusus untuk kesempatan ini, yang diciptakan sebagai respons terhadap karakter ruang.
Third Person menandai momen berputar penuh bagi sang seniman, sosok pembuat sejarah di Venesia. Ia menjadi salah satu perempuan Afrika-Amerika pertama yang berpameran di Biennale pada 1990, dan kemudian diundang kembali untuk edisi 2015.
Dikurasi oleh Emma Lavigne, Direktur dan Kurator Pinault Collection, pameran ini juga merangkum pilihan karya dari seri-seri paling ikonisnya sejak 2015, seperti Ice, Special Characters, Earth and Sky, rangkaian karya terbarunya, berdampingan dengan sejumlah lukisan yang dibuat untuk Biennale 2015 tempat ia berpartisipasi, yang dikuratori Okwui Enwezor.
“Third Person adalah permainan atas sudut pandang sastra, tentang bagaimana seseorang berbicara tentang dirinya sendiri atau menyapa orang lain,” tutur Simpson yang merenung dalam sebuah wawancara terbaru. “Namun ia juga mengajak kita berpikir di luar batas-batas biner: Siapa sebenarnya orang ketiga itu?”
Mengawali karier sebagai fotografer konseptual, praktik Simpson ditandai oleh rasa ingin tahu yang menyala; ia memanfaatkan citra, kolase, film, dan—dalam satu dekade terakhir—lukisan untuk menggugat narasi-narasi konvensional serta “zona-zona tak pasti di tepian yang terlihat,” tulis pihak museum.
Third Person karya Lorna Simpson kini dapat dinikmati di Venesia hingga 22 November.



















