Dokumenter Tanpa Izin Larry Gagosian Mengupas Tuntas Kerajaan Seni Sang Mega-Dealer
Mantan karyawan dan para seniman membongkar sisi “panas” sang mega-dealer dalam dokumenter baru garapan Barry Avrich.
Ringkasan
- Kamera mulai merekam untuk Shadow Man: Inside The Secret World of Larry Gagosian, sebuah film dokumenter tanpa izin tentang mega-dealer New York tersebut
- Disutradarai Barry Avrich, sejauh ini belum banyak yang diketahui tentang proyek ini selain dari wawancara dengan mantan karyawan dan para seniman
- Tim Gagosian kabarnya sama sekali tidak mengetahui proyek ini ketika Page Six pertama kali membocorkan kabarnya
Larry Gagosian, titan pedagang seni asal New York, ternyata menjadi bintang tanpa sadar dalam film dokumenter terbaru garapan sutradara Barry Avrich.
Dari yang sejauh ini kita ketahui soal Shadow Man: Inside The Secret World of Larry Gagosian sejauh ini, “mantan karyawan dan para seniman bersiap mengungkap kisah-kisah seru tentang Larry dan mengulik dapur internal imperium Gagosian,” tulis Page Six, yang pertama kali mengangkat cerita ini setelah rumor soal film tersebut beredar. Proyek itu kemudian dikonfirmasi oleh tim Avrich lewat email kepada ARTnews.
Gagosian membuka galeri pertamanya di LA pada 1980, dan sejak itu menambah 17 ruang lagi. Sebagai kekuatan global di ranah seni kontemporer, daftar 112 senimannya bertabur bintang, mulai dari Ed Ruscha, Pablo Picasso, Francis Bacon, Tyler Mitchell hingga Takashi Murakami, dengan jaringan ruang pamer yang tersebar di New York, Paris, Hong Kong, London, Basel, Athena dan berbagai kota lainnya.
“Sang dealer begitu sukses menjual karya seni kepada para ‘penguasa dunia’ hingga ia sendiri kini menjadi salah satu dari mereka,” tulis The New Yorker dalam profil sepanjang 17.000 kata profil tentang sosok raksasa dunia seni itu yang terbit 2023. “Nama Gagosian mungkin belum akrab di telinga sebagian besar orang Amerika, tapi di kalangan selebritas dan kaum berduit — terutama yang superkaya — ia adalah figur dengan reputasi kolosal.”
Film dokumenter tentang Gagosian ini akan menjadi investigasi ketiga Avrich ke dalam dunia seni, setelah film tahun 2020 berjudul Made You Look: A True Story About Fake Art dan Blurred Lines: Inside the Art World pada 2017. Film yang terakhir ini menampilkan banyak nama kelas blue-chip, seperti Marina Abramović, Damien Hirst dan Rashid Johnson, dalam sebuah eksposé tentang “dunia seni kontemporer yang provokatif, permainan glamor sekaligus kejam antara kejeniusaan dan urusan komersial,” sesuai deskripsinya.
Pantau terus untuk detail selengkapnya soal Shadow Man.



















