Mode Raid ‘Ghost of Yotei: Legends’ Jadi Update Besar Terakhir Game Ini
Lead Designer Darren Bridges mengungkapkan bahwa mode multipemain tersebut telah mencapai akhir naratif yang memang direncanakan.
Ringkasan
- Sucker Punch mengonfirmasi bahwa Ghost of Yōtei Legends telah menerima ekspansi konten besar terakhirnya
- Pembaruan Raid 10 April secara tuntas menutup kisah supranatural “Yōtei Six”
- Meskipun penambahan konten besar sudah berakhir, rangkaian mode multipemain tetap sepenuhnya dapat dimainkan dengan pembaruan kecil yang terus berjalan
Para pengembang di Sucker Punch Productions telah mengonfirmasi bahwa Ghost of Yotei tidak akan lagi menerima pembaruan besar setelah rilis konten terakhirnya pada bulan April. Dalam sebuah wawancara yang dimuat di laman resmi PlayStation Blog, Lead Designer Darren Bridges mengungkapkan bahwa pembaruan Raid yang menantang — yang diluncurkan pada 10 April 2026 — menjadi patch konten terakhir yang direncanakan untuk mode online.
Dirancang sebagai event endgame bergaya hardcore yang bertumpu pada kerja sama tim yang rumit dan pemecahan teka-teki, Raid tersebut berhasil menutup alur besar kisah supranatural “Yōtei Six”. Meski berhentinya pembaruan besar secara mendadak hanya dua bulan setelah peluncuran perdana mode multipemain pada Maret sempat mengejutkan banyak penggemar, Sucker Punch menegaskan bahwa rangkaian mode multipemain yang ada tetap sepenuhnya dapat dimainkan, dengan penyesuaian balancing kecil dan perbaikan bug yang diperkirakan akan terus berlanjut.
Keputusan ini diambil setelah performa kuat yang ditorehkan Ghost of Yotei, yang meneruskan popularitas pendahulunya dan menuai pujian berkat kualitas produksi yang tinggi, dunia yang imersif, serta sistem pertarungan yang menarik. Dirilis pada awal 2026, game ini dengan cepat mengukuhkan basis pemain setia, lewat komponen multipemain Legends yang menawarkan replayability melampaui cerita utama. Konfirmasi bahwa tidak akan ada pembaruan lanjutan menjadi penanda akhir yang alami bagi proyek ini, menempatkan Ghost of Yotei sebagai sebuah pengalaman yang utuh, sementara Sucker Punch mengalihkan fokus ke proyek-proyek masa depan.



















