Mengupas Sejarah Kolaborasi Ikonis Yeat x Nike
Menjelang rilis A DANGEROUS LIFE / A DANGEROUS LOVE, sang rapper kian memantapkan diri sebagai tastemaker budaya penting — dan belakangan ini ia sering menghabiskan waktu di… Nike Campus?
Yeat lagi benar‑benar on Go Mode sekarang. Ia mulai menggenjot perilisan yang sudah lama dinantikan, A DANGEROUS LYFE / A DANGEROUS LOVE rollout, sang rapper terus menegaskan dirinya sebagai tastemaker di lanskap budaya masa kini, kerap muncul di berbagai ruang jauh melampaui ranah musik semata.
Oktober lalu, Yeat melakukan debut runway di peragaan VETEMENTS Spring 2026 garapan Guram Gvasalia. Menandai langkah formal pertamanya ke dunia high fashion, sang rapper mengenakan jersey “6-9” saat melenggang, mencuri perhatian karena sepanjang show ia membiarkan busana itu terus menutupi kepalanya.
Meski dunia fashion dan sneaker bukan hal baru baginya, belakangan ia justru semakin erat terhubung dengan partner kreatif barunya, Nike. Setelah lama dikenal sebagai pendukung Three Stripes, beberapa waktu terakhir Twizzy membawa kedekatannya dengan label ini ke level berikutnya. Pada 2022, lagunya “Turban” tampil dalam sebuah kampanye Nike, lalu pada 2023 ia muncul bersama Drake di visual besutan Mahfaz Sultan untuk sneaker NOCTA “Glide”, yang juga hadir lengkap dengan kredit orisinal “Music by Twizz and The Boy.”
Belakangan ini, ia mengambil peran yang jauh lebih aktif dan hands‑on. Ia menjadi salah satu yang pertama terlihat mengenakan koleksi Spring/Summer 2026 Nike ACG x Cactus Plant Flea Market, berdampingan dengan sesama bintang papan atas Travis Scott, dan kini terus memperluas output kreatifnya berkat dukungan label footwear tersebut.
Buat yang kelewatan, sang rapper baru‑baru ini mengunggah serangkaian foto di Instagram saat dirinya berada di lab Nike Campus di Beaverton, Oregon, hanya sepelemparan batu dari kampung halamannya di Portland. Foto‑foto tersebut menegaskan satu hal: King Tonka bukan sekadar wajah brand yang kebetulan lagi tren. Ia kini melangkah ke peran desain yang lebih aktif untuk Swoosh, membawa visi artistiknya yang sama matang ke deretan siluet in‑house paling diburu.
Deretan konten Nike Campus di Instagram Story Yeat bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ini adalah kolaborasi yang membara pelan sejak Oktober lalu, yang kian hari kian jelas dan solid arahnya. Riwayat kolaborasi lengkap duo yang super selaras ini kami rangkum di bawah.
Oktober 2025: Lyfestyle Corporation x Nike Air Max Goadome
Rangkaian kolaborasi Swoosh ala King Tonka dimulai Oktober lalu, lewat tease atas siluet Nike pertama yang ia desain sendiri. Di bawah payung kreatif Lifestyle Corporation miliknya, boot Air Max Goadome menjadi model perdana yang ia bayangkan ulang lewat lensa estetik khasnya. Yeat mengutak‑atik model high‑top ini di momen kebangkitannya, memberi sentuhan personal pada boot tangguh tersebut. Pertama kali bocor via Hidden, Lyfestyle Corporation x Nike Air Mak Goadome hadir dengan konstruksi full‑kulit serba hitam. Detail studs disebar di sekujur siluet ACG yang ramping, sedikit mengangkat tampilan dengan cara yang terasa sangat terencana. Sangat kalem, sangat bersih, sangat Yeat.
Februari 2026: Yeat x Nike Air Liquid Max
Setelah rilis tersebut, lini Yeat x Nike sempat hening sejenak. Namun ia tahu persis kapan harus kembali dengan gegap gempita. Tak ada momentum yang lebih tepat untuk dimaksimalkan selain saat semua mata tertuju padanya – dan pada EsDeeKid, tentu saja. Kolaborasi Twizzy dengan rapper asal Scouse itu sedang berada di pusat percakapan budaya. Momen apa lagi yang lebih pas untuk meluncurkan proyek desain paling ambisiusnya sejauh ini?
Duo ini merilis “Made It On Our Own” pada 27 Februari – sudah menyimpang dari pakem dengan melepasnya di DSP sebelum tengah malam di hari Jumat – bersamaan dengan video musiknya. Diambil sepenuhnya di rumah Drake, Yeat untuk pertama kalinya memamerkan sepasang sneaker Nike Air Liquid Max yang belum pernah terlihat sebelumnya. Ditambah lagi, tanggal 27 Februari menandai tepat sebulan menjelang perayaan tahunan Air Max Day milik Nike. Dengan upper hijau di atas dasar hitam, sneaker ini menonjolkan beberapa segmen Air yang terpisah di sepanjang unit sol hitam, dipadu Swoosh hitam di kedua sisi.
Pada akhirnya, belum ada informasi konkret ataupun detail resmi yang diungkap saat itu.
Maret 2026: Yeat x Nike Air Force 1
Itu bertahan sampai bulan ini.
Hari ini, Nike mengumumkan bahwa Nike Air Liquid Max karya Yeat memang akan dirilis bertepatan dengan Air Max Day tahun ini, kabar yang datang sesaat setelah unggahan foto‑foto on‑campus sang rapper yang ternyata menyorot jajaran produk yang benar‑benar baru.
Pertama dalam daftar adalah sepasang sneaker Air Force 1 kolaboratif. Siluet klasik ini hadir dalam dua versi yang sudah di‑ADL‑kan, masing‑masing dalam palet serba hitam dan serba putih, disempurnakan secara subtil dengan ikonografi album di bagian samping dan di lidah sepatu.
Tak hanya itu, koleksi apparel yang terlihat di foto juga cukup lengkap. Terlihat deretan hoodie ADL dengan sentuhan co‑branding Lyfestyle x Nike di berbagai titik, namun tetap dipertahankan minimalis dari segi desain. Ada juga sepasang sarung tangan dan sesuatu yang menyerupai satu set koper.
Nantikan terus informasi terbaru seputar kelanjutan kolaborasi kreatif antara Nike dan Yeat.


















