Buku Baru Mengupas Sosok Punk Provokatif Kembra Pfahler
Diterbitkan oleh Rizzoli.
Ringkasan
- Rizzoli menelusuri perjalanan hidup dan karya seniman pertunjukan legendaris sekaligus ikon underground, Kembra Pfahler
- Monograf eponim ini, yang akan rilis pada 17 Maret, menghadirkan arsip selama empat dekade berupa materi dokumenter, foto, ilustrasi, dan dokumentasi pertunjukan
- Dover Street Market New York akan menggelar acara peluncuran buku pada 20 Maret dengan menghadirkan sesi bincang dan instalasi karya sang seniman
Bintang punk rock sekaligus seniman pertunjukan Kembra Pfahler akhirnya mendapatkan momen monografnya sendiri. Diterbitkan oleh Rizzoli, judul mendatang ini mengulas perjalanan hidup dan karya sang“godmother shock art modern,” melalui arsip selama empat dekade, dokumentasi pertunjukan, ilustrasi, dan fotografi.
Bertelanjang, bergigi hitam, tubuhnya dicat dari ujung kepala hingga kaki, sosok Pfahler mustahil terlewatkan. Ia merajut estetika bondage dan okultisme ke dalam intervensi provokatif yang menantang ekspektasi tentang feminitas dan kecantikan, sekaligus terus memperluas batasan seni pertunjukan untuk dekade-dekade mendatang. Di luar membius para penikmat seni, ia’juga sangat dicintai di dunia fashion, pernah menjadi muse dan model bagi Rick Owens, Marc Jacobs, Helmut Lang dan, yang terbaru, Supreme.
Judul mendatang ini menelusuri perjalanan Pfahler’dalam hidup dan kariernya, dimulai dari kepindahannya ke Lower East Side, New York pada era 1980-an. Di sana, ia terlibat dalam gerakan underground Cinema of Transgression dan menegaskan posisinya sebagai seniman visual terkemuka, sembari bekerja di siang hari sebagai dominatrix. Pada periode yang sama, ia juga mendirikan The Voluptuous Horror of Karen Black, band glam punk rock bernuansa horor yang ia pimpin.
Lihat postingan ini di Instagram
Memasuki era 1990-an dan awal 2000-an, Pfahler mulai menerjemahkan elemen praktik sinematiknya ke dalam karya-karya yang lebih cocok dipresentasikan di galeri. Ruang-ruang seperti The Hole dan Jeffrey Deitch membuka panggung bagi instalasinya—mulai dari butt-prints ikonis hingga karya pertunjukan berbasis stamina—dengan referensi yang membentang dari teater Noh Jepang hingga kultur selancar West Coast.
Dengan kontribusi kurator Jeffrey Deitch, John Waters, Rick Owens dan Anohni, buku setebal 336 halaman berjudul Kembra Pfahler akantersedia melalui Rizzoli dan Dover Street Market mulai 17 Maret. Pada 20 Maret, Dover Street Market New York akan menggelar sesi bincang dan acara peluncuran dengan instalasi spesial di ruang instalasi utamanya yang didedikasikan bagi sang seniman.