Human Made Milik Nigo Diam-Diam Dirikan Anak Perusahaan di AS dengan Modal USD 4 Juta
Mengukuhkan ambisi brand untuk memperkuat kehadiran di Amerika Serikat, seiring langkah retailer Jepang lain seperti Uniqlo dan BEAMS yang terus membuka gerai baru.
Ringkasan
- Setelah sukses melantai di bursa Tokyo dengan IPO senilai $460 juta, Human Made milik Nigo akan mendirikan anak perusahaan di Amerika Serikat dengan modal $4 juta untuk mendorong pertumbuhan global.
- Label ini berencana membuka gerai ritel yang dikelola langsung di Amerika Serikat, dengan memanfaatkan valuasi pasar yang tinggi serta model bisnis berbasis kolaborasi yang terbukti sukses.
Sosok di balik BAPE sekaligus Creative Director Kenzo, Nigo, memasang ambisi besar untuk masa depan labelnya, Human Made. Setelah meluncurkan IPO yang sukses di Tokyo pada musim gugur lalu, perusahaan ini secara low-key mengumumkan rencananya untuk berekspansi ke Amerika Serikat.
Pada 16 Maret, Human Made merilis sebuah pernyataan resmi yang dibuka dengan kabar: “HUMAN MADE Inc. dengan ini mengumumkan bahwa perusahaan telah memutuskan untuk mendirikan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki di Amerika Serikat, sebagaimana diuraikan di bawah ini. Dalam alasan pendirian, perusahaan menyatakan bahwa pihaknya “telah mengejar ekspansi bisnis global sebagai komponen kunci strategi pertumbuhannya dan memandang Amerika Serikat sebagai salah satu negara terpenting dengan ukuran pasar yang besar.”
Sebagai persiapan ekspansi, perusahaan telah menyiapkan modal sebesar $4.000.000 USD untuk memulai langkah awal. Mereka secara spesifik menyebut ekspansi ritel sebagai aktivitas bisnis utama di Amerika Serikat, mengisyaratkan bahwa butik Human Made yang dikelola langsung bisa segera hadir di sana. Dengan sosok desainer sekaligus entrepreneur multi-talenta, Pharrell, yang resmi bergabung dengan Human Made sebagai Advisor pada 2024, sangat mungkin ia telah bekerja di balik layar untuk membantu kolaborator lamanya mengakselerasi pertumbuhan perusahaan ini.
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Financial Times, Takamasa Ikeda, senior portfolio manager di GCI Asset Management, membandingkan kesuksesan Human Made dengan Uniqlo milik Fast Retailing, dan menjelaskan, “Dengan cerdas memanfaatkan kolaborasi, Human Made berhasil menjangkau basis pelanggan yang luas. Dari sisi valuasi perusahaan, rasio price-to-earnings-nya selevel dengan Fast Retailing,” ujar Ikeda. IPO pada November lalu jauh melampaui berbagai ekspektasi pasar, dan menilai perusahaan ini sebesar $460 juta USD.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada rencana resmi yang diumumkan terkait lokasi baru Human Made di Amerika Serikat. Pantau terus Hypebeast untuk kabar terkini dan insight mendalam seputar industri fashion.