NEEDLES Menginterpretasi Ulang 'The Low End Theory' dari A Tribe Called Quest dalam Wujud Chenille
Koleksi berisi empat potong pakaian ini juga menghadirkan track suit ikonis NEEDLES dalam balutan warna merah, hijau, dan hitam.
Ringkasan
NEEDLES dan A Tribe Called Quest telah berkolaborasi menghadirkan koleksi kapsul Fall/Winter 2026 berisi empat potong busana yang mengusung palet warna merah, hijau, dan hitam
Rangkaian koleksi ini mencakup Track Jacket, Track Pant, Roll Neck Cardigan, dan B.B. Jacket
B.B. Jacket menampilkan tambalan bahan chenille di bagian belakang bergambar sosok dari sampul 'The Low End Theory', yang dirilis di musim yang sama saat album tersebut genap berusia 35 tahun
NEEDLES dan A Tribe Called Quest resmi berkolaborasi untuk koleksi kapsul Fall/Winter 2026 yang memadukan siluet andalan label asal Jepang tersebut dengan elemen grafis khas sang grup hip-hop. Diungkap pertama kali melalui Instagram NEEDLES dan lookbook NEPENTHES, koleksi berisikan empat potong pakaian ini mencakup setelan track suit, kardigan rajut berkerah roll-neck, hingga jaket bergaya bisbol. Setiap potongannya tampil menonjol dalam palet warna ikonis bernuansa merah, hijau, dan hitam.
B.B. Jacket hadir sebagai bintang utama dalam koleksi ini, membawa pengaruh paling kental dari diskografi grup tersebut. Jaket bomber hitam berkancing jepret (snap-front) ini dipermanis dengan kerah, manset, dan ujung bawah bermaterial rajut rib bergaris merah dan hijau, serta bordir kupu-kupu berukuran mungil di bagian dada. Melintasi bagian punggungnya, sebuah patch dari material chenille mereka ulang figur merah dan hijau ikonis dari sampul album kedua mereka, The Low End Theory, berdampingan dengan bordiran judul berwarna hijau. Momen peluncurannya pun terasa begitu tepat, mengingat album tersebut baru saja merayakan anniversary yang ke-35 pada 24 September lalu.
Desain Track Jacket tetap mempertahankan struktur khas NEEDLES yang familier: lapisan terluar hitam dengan kerah stand collar, potongan lengan raglan, saku samping beritsleting, serta aksen rajut rib pada tepi lengan dan bagian bawah. Garis-garis yang lazim menghiasi bagian lengan sang label kini diganti dengan pita merah dan hijau, memanjang dari pundak hingga pergelangan tangan lalu mengarah ke jahitan samping. Emblem kupu-kupu berwarna merah dan hijau bersandar manis di dada, tepat di atas bordiran huruf “ATCQ”, sementara bagian punggung dihiasi logo bulat ikonis grup tersebut—lengkap dengan sulaman simbol ankh serta figur tongkat (stick figures) yang seolah tengah menari.
Track Pant yang menjadi padanannya juga mengadaptasi detail pada jaket. Pita merah dan hijau serupa membentang melintasi sisi luar tungkai kaki, dilengkapi garis lipatan tegak (pressed seam) yang membingkai bagian depan kaki. Saku beritsleting disematkan di area pinggul, dengan bordir kupu-kupu dan tulisan “ATCQ” yang kembali menghiasi bagian paha.
Potongan Roll Neck Cardigan menjadi wadah eksplorasi palet warna yang paling berani di koleksi ini. Material rajutannya dibalut dengan garis-garis diagonal tajam dalam perpaduan warna merah, hijau, dan hitam, yang kemudian disempurnakan dengan kerah roll-neck hitam, pinggiran beraksen rib, serta kancing jepret. Sebuah patch hitam bundar pada bagian dada turut mengusung emblem kupu-kupu dan bordiran huruf “ATCQ”.
Koleksi NEEDLES x A Tribe Called Quest akan dirilis pada 17 Oktober di NEPENTHES Jepang, tepatnya di gerai-gerai yang berada di Tokyo, Osaka, dan Hakata, serta di butik SOUTH2 WEST8 di Sapporo.