Lima Tahun Berselang, MING dan Massena LAB Garap Ulang Kolaborasi 'Honey' Mereka
Seri 57.09 mengembangkan ide awal honeycomb dengan pergerakan ekstra, lapisan kristal safir, dan pendaran detail yang memesona.
Ringkasan
MING dan Massena LAB kembali bersatu untuk merilis 57.09 Secret Honey.
Tiga piringan safir yang berputar menciptakan tampilan “dynamic guilloché” yang senantiasa berubah.
Terbatas hanya 125 unit, jam tangan ini memadukan lug titanium tiga warna dengan movement otomatis berdaya 50 jam.
MING dan Massena LAB kembali menghadirkan salah satu kolaborasi perdana mereka lewat 57.09 Secret Honey terbaru, sebuah sekuel yang jauh lebih rumit dan memukau dari edisi 17.09 Honey serta 17.09 Black rilisan 2021.
Lima tahun setelah kolaborasi 200 buah pertamanya memperkenalkan motif honeycomb bergaya vintage, dua jenama independen ini—yang kini sama-sama tergabung dalam Alternative Horological Alliance—memadukan kedua palet warna sebelumnya ke dalam satu arloji. Alih-alih mereproduksi corak honeycomb secara harafiah, 57.09 mengubah ide ini menjadi apa yang MING sebut sebagai “dynamic guilloché.” Desain ini menggunakan tiga piringan kristal safir yang berputar di atas dasar dial berpelitur cokelat tua untuk menciptakan pola interferensi yang terus berubah. Rona madu yang hangat baru akan memancar saat piringan-piringan ini bergerak dan saling tumpang tindih, mewujudkan nama “Secret Honey” secara nyata di dalam desainnya.
Tiap piringan kristal safir berputar dengan kecepatan yang berbeda—satu putaran penuh setiap 24 jam, 12 jam, dan 60 menit—dengan pola bukaan (aperture) yang unik serta sentuhan bercahaya Super-LumiNova pendar oranye dan MING Polar White. Piringan 12 jam dan 60 menit juga memuat indikator jam dan menit berwarna madu. Sementara itu, indeks penunjuk angka serta logo MING dan Massena LAB diukir pada bagian atas kristal safir bergaya kotak (box-style), menciptakan lapisan berpendar kedua saat hari gelap.
Tampilan dial yang memesona tersebut dibingkai oleh cangkang 40 mm dari titanium Grade 5 yang memakai arsitektur generasi kelima MING. Desain ini dipertegas oleh lug tiga tingkat dan tiga warna yang dirakit dari sembilan komponen terpisah. Titanium alami membentuk undakan terluar, sementara lapisan TiN yang menyerupai emas kuning membalut bagian tengahnya. Lapisan terdalam dipercantik dengan sentuhan akhir TiSiN bernuansa rose-gold, yang secara visual meneruskan pesona perpaduan palet warna hitam dan madu dari dial hingga ke bagian cangkang arloji.
Jam tangan ini ditenagai mesin otomatis Sellita for MING 330.M2. Bekerja pada frekuensi 4 Hz dan menawarkan cadangan daya hingga kurang lebih 50 jam, arloji ini memamerkan skeletonized bridges berlapis antrasit yang mengintip dari bagian belakang cangkang berbahan kristal safir. Dengan ketebalan 10,17 mm, jam tangan ini tahan air hingga kedalaman 100 meter dan dilengkapi dua pilihan tali pengikat: tali kulit kambing warna vachetta karya Jean Rousseau Paris serta tali karet FKM hitam. Keduanya menyematkan gesper tuck flying-blade khas MING yang dapat diatur secara presisi.
Hanya diproduksi terbatas sebanyak 125 buah, MING × Massena LAB 57.09 Secret Honey dibanderol dengan harga 7.250 CHF (sekitar $8.705 USD). Pemesanan dibuka secara eksklusif hanya melalui MING pada 15 Oktober 2026, yang selanjutnya akan disusul dengan presentasi publik di WatchTime New York mulai 16 hingga 18 Oktober.