KOLON SPORT x JiyongKim FW26 Membentuk Bulu Angsa dan Fleece Menjadi Outerwear Fleksibel
Koleksi kolaborasi kedua ini mengambil inspirasi dari tradisi Sherpa di pegunungan Himalaya.
Ringkasan
JiyongKim dan KOLON SPORT kembali bersatu untuk koleksi kolaborasi kedua yang merombak kerangka fungsional dari perlengkapan outdoor
Lapisan bulu angsa dan fleece membentuk siluet berdimensi yang kokoh, sementara tali serut, strap, dan komponen yang dapat dilepas pasang memungkinkan setiap helai pakaian bertransformasi
Proses garment washing serta detail teknis yang dikreasikan kembali seperti seam sealing dan saku-saku fungsional membawa fungsi ke ranah desain yang berseni
JiyongKim dan KOLON SPORT kembali bekerja sama untuk koleksi kolaborasi kedua mereka, lini FW26 yang mendekonstruksi rancangan pakaian luar ruangan teknis dan membangunnya kembali melalui pola serta siluet khas JiyongKim. Terinspirasi dari tradisi Sherpa Himalaya dan cara orang berpakaian untuk menghadapi kondisi cuaca pegunungan yang tak tertebak, koleksi ini menjadikan insulasi, perangkat keras, dan penyelesaian akhir sebagai elemen untuk membentuk siluet pakaian, bukan hanya sekadar pelindung bagi pemakainya.
Material menjadi fondasi utamanya. Bulu angsa dan fleece, dua insulasi yang paling akrab dalam pakaian luar ruangan, ditumpuk dan disusun berlapis untuk memberikan dimensi nyata pada pakaian tersebut. Alih-alih menghasilkan jaket tebal yang rata dan seragam, konstruksi ini menciptakan volume yang menonjol serta profil yang terpahat dan nyaris arsitektural. Teknik pembuatan pola JiyongKim pun menjadi kunci utama yang menentukan bagaimana tumpukan bahan ini melekat dengan pas pada tubuh.
Sifat adaptif telah tertanam kuat dalam struktur pakaian. Tali serut, tali pengikat, dan berbagai komponen yang dapat dilepas pasang hadir menghiasi koleksi ini. Detail-detail tersebut memungkinkan sang pemakai untuk mengencangkan, melonggarkan, atau bahkan melepas beberapa bagian, sehingga satu potong pakaian dapat bertransformasi menjadi bentuk yang berbeda. Konsep ini mencerminkan inspirasi pegunungan yang menjadi jiwa koleksi, di mana pakaian harus bisa beradaptasi dengan perubahan cuaca dan medan. Pada akhirnya, siluet pakaian akan terus berubah tergantung pada bagaimana dan di mana koleksi tersebut dikenakan.
Tahap penyelesaian akhir semakin mempertegas karakternya. Koleksi ini melewati proses garment wash, sebuah teknik yang memunculkan tekstur alami dari setiap kain dan menghadirkan variasi rona halus di seluruh permukaannya, sehingga tidak ada dua potong pakaian yang benar-benar sama persis. Berbagai fitur teknis yang biasanya tersembunyi kini justru ditonjolkan. Segel pelapis jahitan dan saku, yang biasanya murni berfungsi untuk menahan cuaca serta memberikan kepraktisan, kini dirancang ulang dengan sengaja menjadi elemen visual yang memperindah bentuk setiap pakaian.
Pendekatan ini merefleksikan titik temu antara kedua label. KOLON SPORT membawa rekam jejaknya dalam merancang pakaian outdoor fungsional yang dikembangkan dengan mengedepankan rasa hormat terhadap alam, sementara JiyongKim mendesain pakaiannya dengan mengambil inspirasi dari fenomena alam yang lebih hening, seperti cahaya matahari, hembusan angin, kehangatan, serta berjalannya waktu. Hasilnya adalah sebuah koleksi di mana logika kepraktisan perlengkapan outdoor dan sensibilitas desain yang struktural bersanding dengan seimbang.
Koleksi KOLON SPORT x JiyongKim FW26 akan diluncurkan pada 8 Oktober.