Koleksi Oblique terbaru hadir dengan dua desain dial khas dalam empat varian yang berbeda.
Menghadirkan kombinasi flyback chronograph, dual time, dan fungsi tanggal dalam satu timepiece bergaya minimalis.
Model kolaborasi ini hadir dengan bodi tembus pandang dan kombinasi warna putih–biru yang langsung mereferensikan mobile suit ikonik milik Amuro Ray.
Louis Vuitton Unity Time Object memadukan warisan World Cup, detail berlian, dan perjalanan Paris–New York dalam lelang kemanusiaan untuk UNICEF.
Dengan ilustrasi ikan brook trout yang tak terduga di bagian dial.
“Matroskin” resmi bergabung ke lini Wristmons dari brand independen ini.
Menghidupkan kembali jam langka fan club 1986, rilisan preorder 40mm ini menampilkan Cyborg Eddie di dial dan lampu latar INDIGLO yang bikin tampilan jam berubah total.
Hadir dengan dua pilihan ukuran case, 40 mm dan 28 mm, untuk gaya dan performa yang maksimal.
Terinspirasi dari pelek mobil vintage, rilis terbaru berjumlah 200 buah ini merayakan Petro Surf Festival di Sylt.
Selain lini jam tangan reversible terbaru, Maison ini juga menghadirkan kembali interpretasi kalender perpetual super rumit lewat Duometre Heliotourbillon Perpetual.
Menghadirkan alat mata‑mata digital dari video game James Bond terbaru ke dunia nyata.
Arloji edisi terbatas yang benar‑benar layak menyita setiap detik perhatianmu.