Louis Vuitton dan UNICEF Lelang Jam Berlian Unik Satu-Satunya untuk Amal

Louis Vuitton Unity Time Object memadukan warisan World Cup, detail berlian, dan perjalanan Paris–New York dalam lelang kemanusiaan untuk UNICEF.

Jam Tangan
1.6K 0 Komentar
Simpan

Ringkasan

  • Louis Vuitton merayakan satu dekade kemitraan dengan UNICEF dengan memperkenalkan Unity Time Object sebagai kreasi horologi bespoke yang sangat personal.
  • Kreasi istimewa ini mengusung mesin skeleton manual-winding garapan L’Épée 1839, lengkap dengan tampilan waktu berbingkai taburan berlian.
  • Seluruh hasil dari lelang online mendatang akan langsung disalurkan untuk mendukung program-program kemanusiaan global bagi anak muda rentan di berbagai penjuru dunia.

Louis Vuitton menandai 10 tahun kolaborasinya dengan United Nations Children’s Fund melalui peluncuran Unity Time Object. Rumah mode mewah asal Prancis ini pertama kali meluncurkan kemitraan filantropis tersebut di Los Angeles pada Januari 2016. Sejak itu, inisiatif bersama ini telah menghimpun lebih dari US$28 juta melalui penjualan koleksi permanen Silver Lockit jewelry dan beragam program internal yang digerakkan langsung oleh para karyawan. Para desainer menjadikan bola sepak ikonis Piala Dunia 1998 milik brand ini sebagai sumber inspirasi untuk rilis terbarunya. Bentuk bola tersebut melambangkan solidaritas global dan komitmen berkelanjutan terhadap anak muda rentan di seluruh dunia. Peluncuran ini sejalan dengan dorongan lebih luas dari label tersebut untuk memperluas upaya kemanusiaannya ke ranah kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Pengembangan teknisnya menuntut kolaborasi intens antara La Fabrique du Temps Louis Vuitton dan para spesialis movement asal Swiss di L’Épée 1839. Jam ini mengukur waktu melalui dua silinder emas berputar yang terlihat jelas melalui rangka skeleton. Alih-alih dial tradisional, pengguna membaca jam dan menit melalui faset berhiaskan berlian yang memancarkan kilau waktu lewat gerak kinetik. Para pengrajin menyematkan 144 berlian putih untuk jalur penunjuk jam dan 120 berlian hitam untuk menit, dengan total kurang lebih 1,03 karat. Sekrup dan pelat berukir motif LV Monogram dibiarkan sepenuhnya terekspos dalam arsitektur terbukanya. Mekanisme manual-winding menuntut interaksi fisik setiap hari, menghadirkan ritual intim yang sangat kontras dengan keinstanan penunjuk waktu digital modern.

Kreasi utama ini mencuri perhatian saat debut dalam tata panggung presentasi Men’s Fall/Winter 2026 di Paris. Louis Vuitton menghadirkan mahakarya tersebut di dalam trunk custom yang dibuat dari kanvas Monogram klasik dan perangkat keras kuningan tradisional. Koper pelindung ini banyak terinspirasi dari garis keturunan Trophy Trunk bersejarah milik rumah mode tersebut. Kehadirannya mengubah gestur sederhana melihat jam menjadi sebuah momen seremonial. Karya ini akan lebih dulu dipamerkan untuk publik di New York sebelum memasuki penjualan online internasional selama 10 hari, di mana seluruh hammer price akan disalurkan sepenuhnya kepada UNICEF. Integrasi donasi amal secara langsung ke dalam pengembangan produk high-end ini menandai pergeseran baru dalam konsumsi luxury, di mana dampak sosial kini dipandang seimbang dengan gengsi komersial.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.

Sumber

theimpression.com

the360mag.com

Sumber
5 Articles
Share artikel ini
Hypebeast Newsroom

Hypebeast Newsroom produces fast-turn news across fashion, footwear, art, design, and culture. Content is AI-assisted and reviewed by our editorial team before publishing. For corrections or inquiries, contact editorial@hypebeast.com.

Baca Berikutnya

Louis Vuitton Luncurkan Jam Saku Escale au Mont Fuji
Jam Tangan

Louis Vuitton Luncurkan Jam Saku Escale au Mont Fuji

Mahakarya haute horlogerie terbaru ini merayakan keindahan tenang matahari terbit Jepang lewat automata rumit dan detail menakjubkan.

Espace Louis Vuitton Tokyo Rayakan Hari Jadi dengan Pameran Rina Banerjee
Seni

Espace Louis Vuitton Tokyo Rayakan Hari Jadi dengan Pameran Rina Banerjee

Seniman diaspora Asia Selatan ini mengulik kolonialisme dan identitas lewat instalasi hibrida yang imersif.

Selembut Butter: Sneaker Louis Vuitton LV Buttersoft Kustom j-hope Akhirnya Dirilis
Footwear

Selembut Butter: Sneaker Louis Vuitton LV Buttersoft Kustom j-hope Akhirnya Dirilis

Awalnya dibuat khusus untuk tur dunia j-hope, sneaker Louis Vuitton bernuansa rose ini mengusung emblem tupai tersembunyi dan konstruksi suede anak sapi premium yang super lembut.


Louis Vuitton Luncurkan Koleksi Cokelat Eksklusif Hari Ibu Karya Maxime Frédéric
Kuliner

Louis Vuitton Luncurkan Koleksi Cokelat Eksklusif Hari Ibu Karya Maxime Frédéric

Rilisan edisi terbatas ini menampilkan replika Egg Bag ikonis yang dapat dimakan, tersedia eksklusif hanya di New York City.

Oreo Rayakan 13 Tahun BTS dengan Biskuit “Purple Pancake” Limited Edition
Kuliner

Oreo Rayakan 13 Tahun BTS dengan Biskuit “Purple Pancake” Limited Edition

Menonjolkan wafer ungu ala hotteok, emboss lucu nan kolektibel, dan peluncuran global di lebih dari 80 negara.
4 Sumber

Trailer Terakhir ‘Toy Story 5’ Tunjukkan Pixar Nggak Takut Bikin Woody Jadi Tua
Hiburan

Trailer Terakhir ‘Toy Story 5’ Tunjukkan Pixar Nggak Takut Bikin Woody Jadi Tua

Andrew Stanton kembali duduk di kursi sutradara sekaligus penulis naskah tunggal, menciptakan sosok villain dari satu hal yang nggak bisa disaingi mainan apa pun: layar.

Danner dan N.HOOLYWOOD COMPILE Rekonstruksi Postman Shoe dengan Gaya Work-Boot untuk Musim Semi 2026
Footwear

Danner dan N.HOOLYWOOD COMPILE Rekonstruksi Postman Shoe dengan Gaya Work-Boot untuk Musim Semi 2026

Kolaborasi kedua musim ini membangun ulang ikon sepatu dress dalam glass leather dan karet Vibram, dengan detail workwear yang tangguh di seluruh bagiannya.

Basic.Space Hadirkan Pop-Up Desain Terkurasi ke London
Desain

Basic.Space Hadirkan Pop-Up Desain Terkurasi ke London

Panggilan untuk para pecinta desain di kota: kamu nggak bakal mau melewatkan yang satu ini.

Buku ‘Vintage Cars’ dari Assouline Memuliakan Mobil Klasik Layaknya Karya Seni Rupa
Otomotif

Buku ‘Vintage Cars’ dari Assouline Memuliakan Mobil Klasik Layaknya Karya Seni Rupa

Difoto oleh Laziz Hamani dan dibuka dengan pengantar sejarawan otomotif Ken Gross, buku hardcover setebal 208 halaman ini akan hadir pada Juni 2026.

Soundtrack ‘Ghost in the Shell: Stand Alone Complex’ dan Skor ‘Innocence’ Hadir di Piringan Hitam Musim Panas Ini
Musik

Soundtrack ‘Ghost in the Shell: Stand Alone Complex’ dan Skor ‘Innocence’ Hadir di Piringan Hitam Musim Panas Ini

Bertepatan dengan penayangan seri baru Ghost in the Shell pada Juli ini, FlyingDog akan merilis lima album ‘SAC’ dan soundtrack ‘Innocence OVA’ dalam format vinil melalui dua tanggal rilis terpisah.


'Ninja Warrior' Resmi Jadi Cabang Olimpiade, Debut di Olimpiade 2028
Olahraga

'Ninja Warrior' Resmi Jadi Cabang Olimpiade, Debut di Olimpiade 2028

Lomba rintangan akan menggantikan nomor loncat rintangan berkuda di Los Angeles.

Arturia Memory V Terbaru: Menghidupkan Kembali Ikon 1982, Memorymoog
Musik

Arturia Memory V Terbaru: Menghidupkan Kembali Ikon 1982, Memorymoog

Tanpa banderol harga selangit.

Proyektor Anker Soundcore Nebula P1i Punya Speaker Lipat Keren
Tech & Gadgets

Proyektor Anker Soundcore Nebula P1i Punya Speaker Lipat Keren

Penantang serius proyektor home theater murah.
2 Sumber

Slides Camo Terbaru BAPE, Pertama Kali Motif Disatuin Langsung ke Struktur Sandal
Footwear

Slides Camo Terbaru BAPE, Pertama Kali Motif Disatuin Langsung ke Struktur Sandal

Siluet ini rilis Mei nanti dalam warna beige dan hitam, dengan outsole yang diam‑diam ngasih tribute ke Bapesta.

Loewe Gandeng Tim Nasional Sepak Bola Spanyol Jelang Piala Dunia FIFA 2026
Fashion

Loewe Gandeng Tim Nasional Sepak Bola Spanyol Jelang Piala Dunia FIFA 2026

Rumah mode mewah asal Spanyol ini akan menata gaya pemain putra dan putri di luar lapangan selama empat tahun rangkaian turnamen internasional.

POP MART Hadirkan Pameran 10 Tahun ‘THE MONSTERS’ Kasing Lung di Tokyo Juni Ini
Seni

POP MART Hadirkan Pameran 10 Tahun ‘THE MONSTERS’ Kasing Lung di Tokyo Juni Ini

Membentang di delapan zona imersif di Azabudai Hills Gallery, pameran ini menelusuri perjalanan Labubu dari buku gambar langka hingga menjadi fenomena budaya global.

More ▾
 

Sumber

theimpression.com

the360mag.com

theglassmagazine.com

salonprivemag.com

lvmh.com