Menampilkan penghormatan pada ciri khas pendiri Marni, Consuelo Castiglioni: payet raksasa, motif kotak-kotak playful, dan rajutan tebal yang ikonis.
Mulai dari quarter zip intarsia, sherpa pullover bermotif, hingga jaket shell retro dipadu denim rugged dan washed.
Siluet yang menyanjung tubuh dan detail yang dipangkas habis menghadirkan koleksi berfokus tailoring, terinspirasi fotografi Anders Petersen.
Menukar monogram heboh dengan tas statement, craftsmanship berbasis bulu, dan siluet bernafaskan Art Nouveau.
Statement warna permen dan tampilan denim terdekontruksi dipresentasikan di tengah instalasi berisi 50.000 objek dari proyek-proyek sebelumnya, membentuk taman memorabilia bak karya Bosch.
Intip koleksi tugas akhir para desainer M.A. CSM, termasuk karya pemenang penghargaan Finnerty Mackay yang berbagi cerita eksklusif dengan Hypebeast di balik panggung.
Setahun setelah debutnya, Veronica Leoni menegaskan era baru Calvin Klein lewat koleksi yang memadukan tailoring minimalis modern dengan detail memanjakan bernuansa ’70-an dan ’80-an.
Menampilkan DeAndre Hopkins dan Marcus Allen, Browne menghadirkan tailoring artistik bernuansa Ivy yang tetap mudah dipakai sehari-hari.
Detail kancing kuno khas Tiongkok ini lagi di-remix habis-habisan oleh desainer Asia dan diadopsi brand Barat — kenapa baru sekarang booming?
Mengajak pecinta fashion ke destinasi ski ikonis Colorado lewat koleksi yang memadukan gaya outdoor 1950-an dengan inovasi teknis modern seperti performance denim.
Koleksi cozy nan eklektik yang memantulkan gaya bold era ’70-an lewat sudut pandang Tokyo yang khas.
Memadukan inspirasi dari berbagai era, koleksi ini menghadirkan gaya outdoor hangat dan cozy dengan sentuhan eklektik.