Fendi FW26 Sambut Kembali Maria Grazia Chiuri sebagai Creative Director

Menukar monogram heboh dengan tas statement, craftsmanship berbasis bulu, dan siluet bernafaskan Art Nouveau.

Fashion
374 0 Komentar
Save

Ringkasan

  • Chiuri kembali ke Fendi, menukar monogram yang riuh dengan kemahiran rancang busana yang istimewa dan siluet bernafaskan Art Nouveau.

  • Runway menampilkan bulu mewah, renda sensual, dan bordiran kulit yang rumit, memadukan elegansi klasik dengan aksesori statement seperti mantel neon dan tas bermotif animal print.

Maria Grazia Chiuri baru saja menandai debut Fendi FW26 di Milan Fashion Week, kembali ke rumah mode tempat ia mengawali karier sebagai desainer aksesori pada 1999.

Setelah bertahun-tahun memimpin Dior dan sempat rehat, kembalinya Chiuri ke rumah mode asal Roma ini berfokus pada mengukuhkan kembali Fendi sebagai rujukan utama dalam craftsmanship. Di koleksi ini, sang label menyisihkan pola monogramnya untuk meredam branding yang terlalu gamblang dan menghidupkan lagi produk-produk ikonisnya.

Secara historis dikenal lewat bulu mewahnya, mantel plush Fendi hadir kuat di panggung, muncul dalam rona hijau-kuning neon dan patchwork bulu campuran. Di sisi lain, Chiuri memaksimalkan ekspresi lewat aksesori, termasuk tas tangan bermotif animal print yang mencuri perhatian dan kacamata wrap berukuran besar.

Namun, sebagian besar koleksi bertumpu pada elegansi yang sensual dengan palet minimalis yang didominasi hitam dan putih. Slip dress renda yang memanjang dan gaun renda hitam transparan dipadu dengan choker di leher. Untuk pria, blazer dilengkapi strap kait diagonal yang mengingatkan pada harness, sementara kerah bulu melembutkan tampilan gelap berpatina.

Sebagai pengganti monogram, Chiuri mengungkapkan kepadaVogue bahwa beragam “bordir dan material aplikasi lainnya” kini dimanfaatkan untuk menonjolkan individualitas pemakainya, bukan semata-mata label. Misalnya, sang desainer menampilkan bordir floral dekoratif pada rompi dan mantel berlapis bulu. Di tampilan lain, detail yang sekilas tampak seperti kulit retak sebenarnya adalah rangkaian bunga-bunga kecil dari kulit di atas latar putih.

Sembari memberi anggukan pada gerakan Viennese Secession dalam Art Nouveau (referensi Karl Lagerfeld) lewat potongan geometris dan siluet gaun malam awal abad ke-20, Chiuri tetap menjejak tren masa kini melalui item seperti jaket biker hitam-kuning, tas bermotif zebra dan harimau yang mencolok, serta busana bernuansa militer.

Lihat galeri di atas untuk menyimak keseluruhan koleksi Fendi FW26 dan nantikan terus liputan terbaru Milan Fashion Week di Hypebeast.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

Maria Grazia Chiuri Resmi Kembali ke Fendi sebagai Direktur Kreatif Utama
Fashion

Maria Grazia Chiuri Resmi Kembali ke Fendi sebagai Direktur Kreatif Utama

“Saya kembali ke FENDI dengan rasa bangga dan bahagia, setelah mendapat keistimewaan memulai karier di bawah bimbingan para pendiri rumah mode tersebut, lima bersaudari,” ujar Chiuri dalam pernyataan resminya. Ia dijadwalkan menampilkan presentasi runway perdananya di Milan pada Februari ini.

Jil Sander FW26 Hadirkan Minimalisme Santai Nan Rapi
Fashion

Jil Sander FW26 Hadirkan Minimalisme Santai Nan Rapi

Siluet yang menyanjung tubuh dan detail yang dipangkas habis menghadirkan koleksi berfokus tailoring, terinspirasi fotografi Anders Petersen.

Glenn Martens Hadirkan “Garden of Earthly Delights” untuk Diesel FW26
Fashion

Glenn Martens Hadirkan “Garden of Earthly Delights” untuk Diesel FW26

Statement warna permen dan tampilan denim terdekontruksi dipresentasikan di tengah instalasi berisi 50.000 objek dari proyek-proyek sebelumnya, membentuk taman memorabilia bak karya Bosch.


Koleksi Menswear FW26 Paul Smith: Kelas Master “Modern Sartorialism”
Fashion

Koleksi Menswear FW26 Paul Smith: Kelas Master “Modern Sartorialism”

Dari sketsa 1970-an hingga kemeja Western 1980-an, koleksi runway terbaru brand ini jadi perayaan penuh warna atas “real clothes” dengan jiwa historis.

Venice Biennale Umumkan 111 Seniman untuk Edisi 2026
Seni

Venice Biennale Umumkan 111 Seniman untuk Edisi 2026

Dunia seni bersiap menyambut edisi ke-61, dikuratori oleh almarhum Koyo Kouoh.

8 Rilisan Keren Minggu Ini yang Wajib Kamu Pantau
Fashion

8 Rilisan Keren Minggu Ini yang Wajib Kamu Pantau

Mulai dari Supreme, Palace, Louis Vuitton, dan masih banyak lagi.

Kengo Kuma Padukan Alam dan Sastra dalam Desain Perpustakaan Baru di Polandia
Desain

Kengo Kuma Padukan Alam dan Sastra dalam Desain Perpustakaan Baru di Polandia

Dijuluki Wir Słowa, kompleks seluas 19.000 meter persegi ini menghadirkan lantai-lantai dinamis yang mengundang pergerakan mengalir.

Menyimak Lebih Dekat Kolaborasi Simone Rocha x adidas FW26
Fashion

Menyimak Lebih Dekat Kolaborasi Simone Rocha x adidas FW26

Dari bloomers sampai sneakers balerina, koleksi ini meracik fungsi sporty dengan sentuhan manis penuh fantasi.

Geometri yang Bergerak: ISSEY MIYAKE EYES Luncurkan Frame “UROKO”
Fashion

Geometri yang Bergerak: ISSEY MIYAKE EYES Luncurkan Frame “UROKO”

Dibuat dengan teknologi lensa lengkung-inti khusus yang merangkai delapan skala unik dalam satu struktur avant-garde yang mulus.

Nike Air Foamposite Pro "Dr. Doom" Dikabarkan Comeback di Musim Liburan 2026
Footwear

Nike Air Foamposite Pro "Dr. Doom" Dikabarkan Comeback di Musim Liburan 2026

Kabarnya bakal rilis berbarengan dengan penayangan perdana Marvel ‘Avengers: Doomsday.’


MB&F dan Frank Buchwald ML15 Helios: “Matahari” Solar Sculptural yang Futuristis
Desain

MB&F dan Frank Buchwald ML15 Helios: “Matahari” Solar Sculptural yang Futuristis

“Matahari mekanis” ini adalah tribut techno-biologis untuk menandai 15 tahun kolaborasi antara sang seniman dan M.A.D.Gallery.

Foto Resmi Air Jordan 1 Retro High OG “Psychic Blue”
Footwear

Foto Resmi Air Jordan 1 Retro High OG “Psychic Blue”

Jordan Brand merilis edisi khusus wanita dengan material suede premium dan aksesori jepit rambut custom.

Liquid Death dan Speaker Nirkabel Berbentuk Guci dari Spotify, Teman Musikmu sampai Akhirat
Tech & Gadgets

Liquid Death dan Speaker Nirkabel Berbentuk Guci dari Spotify, Teman Musikmu sampai Akhirat

Nikmati playlist favoritmu seolah bisa diputar selamanya.

Fold Watch karya Nazar Şigaher: Jam Analog Futuristis tanpa Jarum
Jam Tangan

Fold Watch karya Nazar Şigaher: Jam Analog Futuristis tanpa Jarum

Desainer asal Istanbul ini menggantikan jarum dan indeks tradisional dengan lapisan bertingkat bernuansa arsitektural, yang menampilkan waktu lewat permainan kedalaman dan bayangan.

On Resmi Bawa Teknologi LightSpray ke Lini Baru Cloudmonster 3
Footwear

On Resmi Bawa Teknologi LightSpray ke Lini Baru Cloudmonster 3

On LightSpray Cloudmonster 3 Hyper hadir dengan upper engineered super-ringan untuk kecepatan maksimal.

More ▾