Nicolas Di Felice merangkai satu siklus gaya utuh, mengalir mulus dari satin bernuansa fajar hingga gaun geometris dramatis bak tengah malam.
Menelusuri ketegangan antara tailoring rapi tanpa cela dan dekadensi tersembunyi.
Creative Director Jonny Johansson meremiks gaya preppy dan signature Acne Studios untuk menjembatani warisan lama dengan calon klasik masa depan.
Refleksi minimalis atas visi awal glamor sang maison, diterjemahkan lewat siluet sleek dan sensual yang super terstruktur.
Terinspirasi aura sinematik Romy Schneider, sang desainer merombak kode khas rumah mode dengan siluet tajam dan ultra-presisi.
Untuk koleksi womenswear keduanya, sang desainer menghadirkan nuansa florals ala Monet di dalam rumah kaca raksasa.
Koleksi ini mengajak kita menyelami dialog antara masa lalu dan masa kini, menerjemahkan kesabaran para konservator seni ke dalam siluet modern yang fungsional dan mudah dipakai sehari-hari.
Maximilian Davis membongkar pakem seragam nautika dan gaun malam vintage dalam koleksi terbarunya.
Rumah mode Milan ini melembutkan busana siang yang terstruktur dengan nostalgia lintas generasi dan tekstur keartisan inovatif.
Miuccia Prada dan Raf Simons menyuguhkan masterclass transformasi harian dan tailoring penuh kontradiksi.
Menampilkan wajah-wajah familiar seperti supermodel Kate Moss, berdampingan dengan talenta baru seperti Fakemink dan Nettspend.
Mulai dari quarter zip intarsia, sherpa pullover bermotif, hingga jaket shell retro dipadu denim rugged dan washed.