“Pameran ini hadir sebagai doa sonik—sebuah ajakan untuk hening dan benar‑benar mendengarkan.”
Dikenang lewat komposisi yang lembut, menggelisahkan, dan intim—karya-karyanya mengajak kita merasakan “simpati pada kemanusiaan.”
“Perfect Nonsense” adalah surat cinta absurd pada masa remaja ala Amerika.
Sebuah reinterpretasi retrofuturistik atas Hotel Chelsea bersejarah di New York.
Dalam pameran terbaru Red Expanse, 21 seniman mengulik cinta, kemurnian, dan kehilangan di tengah masa penuh gejolak.
Seniman Italia ini berperan layaknya pastor dan merilis edisi patung terbaru dari karya Katolik ikoniknya, “La Nona Ora.”
Siapa yang berhak disebut klasik?
“Sedikit bocoran” dari debut film panjang Petra Collins yang sedang digarap.
Pérez Art Museum Miami dan Miami Design District menggelar dua pameran yang berlangsung bersamaan untuk mengeksplorasi keterkaitan seru antara seni dan olahraga.
Seniman berbasis London ini mengajak kita masuk ke dunia sureal yang main-main dan absurd.
Menghadirkan ruang speakeasy bertema desain dan karya-karya orisinal dari sang pendiri, Jun Takahashi.
Lebih dari 100 karya foto dari nama-nama ikonis, mulai dari $110 USD.