Toyota Dikabarkan Kembangkan Varian Atap Targa untuk Supercar GR GT Terbaru
Varian targa ini disebut-sebut akan menghidupkan kembali nama ikonis A80 Supra Aero Top dari era 1990-an.
Ringkasan
Kabarnya Toyota tengah mengembangkan versi targa-top dari GR GT terbaru yang akan datang, berpotensi menghidupkan kembali nama Aero Top yang dulu disematkan pada Supra generasi keempat.
Pabrikan Jepang tersebut juga dirumorkan menyiapkan varian berperforma lebih tinggi yang benar-benar fokus untuk lintasan, lengkap dengan paket aero agresif.
Sementara itu, supercar versi standar diperkirakan akan mengusung rangka full-aluminium dan powertrain hybrid V8 4.0 liter twin-turbo, namun pengumuman resmi untuk varian-varian baru ini kemungkinan belum akan hadir sebelum 2027.
Toyota kabarnya akan memperluas jajaran model performa andalannya di masa depan lewat varian beratap targa dari GR GT yang sangat dinantikan. Menurut laporan terbaru dari publikasi Jepang Magazine X, model beratap terbuka ini tengah dikembangkan bersamaan dengan versi coupe standar. Varian tersebut disebut-sebut akan mengadopsi panel atap yang dapat dilepas, sebagai penerus spiritual A80 Supra Aero Top ikonis dari era 1990-an. Meski kabar ini belum dikonfirmasi langsung oleh Toyota, opsi atap yang dapat dilepas itu akan memungkinkan merek ini bersaing langsung dengan rival eksotis beratap terbuka di segmen supercar premium.
Selain konfigurasi targa, laporan tersebut menyebut versi GR GT yang lebih ekstrem juga tengah dikembangkan. Spekulasi di industri mengarah pada model GRMN yang berfokus pada lintasan, dengan komponen aerodinamika canggih yang sebelumnya terlihat pada purwarupa pengembangan mobil balap GT3 terbaru. Sumber-sumber Jepang mengindikasikan bahwa mobil ini akan mengusung rangka sepenuhnya berbahan aluminium, mesin V8 4,0 liter twin-turbo yang dipasang di depan, serta transaxle belakang yang menampung motor listrik hibrida. Konfigurasi sistem penggerak mutakhir ini diproyeksikan menghasilkan tenaga sistem lebih dari 640 hp, dengan torsi yang sangat besar.
Strategi produksi GR GT diperkirakan akan menandingi eksklusivitas ekstrem Lexus LFA yang legendaris. Rumornya, Toyota hanya akan memproduksi sekitar 500 unit secara global dan menjaga banderolnya di bawah 30 juta yen. Penjualan kabarnya akan dilakukan langsung melalui divisi Gazoo Racing, alih-alih lewat jaringan diler reguler. Calon pembeli bahkan mungkin harus menjalani proses seleksi ketat atau wawancara dengan perwakilan perusahaan demi memperoleh alokasi unit. Penggemar yang ingin menyaksikan edisi khusus Aero Top dan GRMN harus bersabar, sebab pengumuman resmi untuk model turunan tersebut diperkirakan baru hadir pada 2027 atau setelahnya.





















