Twin Engine Goda Proyek Anime ‘Mononoke’ Baru
Menampilkan Medicine Seller ketiga sebagai tokoh utama.
Ringkasan
Twin Engine menggoda proyek baru ‘Mononoke’ setelah finale trilogi film, semakin memperluas lore supranatural franchise tersebut.
Lore-nya berkembang dengan kehadiran Medicine Seller ketiga berkimononya kuning-ungu, disuarakan oleh Hirofumi Araki.
Twin Engine menandai berakhirnyaMononoketrilogi film ini lewat sebuah video teaser kejutan yang mengonfirmasi proyek baru untuk memperluas semesta anime tersebut. Awalnya dipuja lewat serial TV tahun 2007 yang berstatus cult favorite—terkenal karena memadukan tekstur kertas Jepang bergaya avant‑garde dengan horor psikologis—franchise ini kembali pada 2024 melalui rangkaian tiga film. Video promosi terbarunya memperkenalkan inkarnasi lain dari sang Medicine Seller, sosok protagonis sekaligus pencerita enigmatik yang menjadi pusat identitas franchise ini.
Menurut lore yang sudah terbangun, ada 64 Medicine Seller, masing‑masing menguasai satu dari 64 Exorcism Sword yang berbeda. Proyek ini memperkenalkan wujud ketiga: Medicine Seller dari Ken, yang mudah dikenali lewat kimono kuning‑ungu penuh ornamen di atas inner merah menyala, disuarakan oleh Hirofumi Araki. Ken meneruskan garis Ri, protagonis orisinal dari Ayakashi: Samurai Horror Tales (2006) dan serialMononoke versi TV (2007) yang disuarakan oleh Takahiro Sakurai, serta Kon, sosok sentral dalam trilogi film terbaru yang diisi suaranya oleh Hiroshi Kamiya. Trailer tersebut memadukan motif‑motif yang sudah familier dengan visual surealis yang diperbarui, menonjolkan pedang pengusir roh dan jimat‑jimat sang Medicine Seller sembari memberi isyarat ke arah cerita baru. Suasananya kembali merujuk pada akar animasi eksperimental namun dengan palet warna dan ritme yang dimodernisasi, menandai babak baru yang berani bagi franchise ini.



















