BTS dan British Museum Luncurkan Korea Gallery Art Trail
BTS menghadirkan tur BTS THE CITY ARIRANG ke Korea Foundation Gallery di London, menghubungkan artefak Kerajaan Silla dan K-pop lewat jalur museum kurasi khusus.
Ringkasan
Berkolaborasi dengan British Museum untuk jalur seni kurasi khusus di dalam Korea Foundation Gallery
Menghubungkan lima artefak sejarah dengan tema album terbaru BTS dan tur dunia Arirang
Memberi bocoran pameran besar lintas 2.000 tahun kreativitas Korea yang akan dibuka di museum pada Oktober 2026
Ikon musik global BTS resmi berkolaborasi dengan British Museum untuk meluncurkan lintasan seni khusus di dalam Korea Foundation Gallery yang prestisius. Pameran spesialis ini dikuratori Sang-ah Kim untuk menonjolkan lima objek sejarah yang berbeda, yang menghubungkan kerajinan tradisional Korea dengan inti tematik album studio kelima grup tersebut. Aktivasi budaya ini menjadi sorotan utama dari rangkaian takeover berskala kota yang menjelajahi seantero London. Gelaran lokal ini mendukung rangkaian pengalaman tur dunia yang tengah berlangsung BTS THE CITY ARIRANG world tour experience. Para penggemar yang menjelajahi ibu kota juga bisa ikut serta dalam program interaktif seperti stamp rally khusus yang dipandu melalui platform fandom global resmi Weverse.
Artefak-artefak terpilih ini membangun jembatan langsung antara warisan kuno dan sensibilitas K-pop modern. Sorotan utama yang dipamerkan mencakup moon jar porselen putih klasik dan berbagai benda dekoratif yang berasal dari Kerajaan Silla. Dinasti kuno tersebut berdiri pada 57 SM dan hingga kini menjadi sumber inspirasi estetis besar bagi para kreator kontemporer. Satu paralel audio yang menonjol menghubungkan benda-benda antik ini langsung dengan diskografi terkini grup. Suara Bell of King Seongdeok, relik ternama yang ditempa pada era Silla, disampel secara mencolok dalam lagu “No. 29” dari album terbaru BTS. Integrasi cerdas ini menegaskan kedalaman tema era Arirang sekaligus memberi penghormatan pada lagu rakyat tradisional Korea yang melambangkan nilai-nilai nasional yang abadi.
Program takeover galeri ini berlangsung hingga akhir Juli 2026 dan berfungsi sebagai pembuka berprofil tinggi untuk acara institusional yang lebih besar lagi. British Museum berencana meluncurkan pameran kronologis berskala besar berjudul sederhana “Korea” pada musim gugur mendatang. Pameran tersebut akan dibuka pada 1 Oktober dan berlangsung hingga 31 Januari 2027. Di dalamnya akan tersaji rangkaian komprehensif patung, lukisan, dan seni dekoratif yang membentang 2.000 tahun sejarah. Perpaduan antara bintang pop global dan kurasi seni rupa memberi kesempatan bagi museum untuk memperkenalkan sejarah kompleks berabad-abad kepada audiens yang lebih muda. Kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menandai tren meningkatnya institusi warisan yang memanfaatkan fenomena budaya modern untuk merekontekstualisasi mahakarya kuno.



















