STARBUCKS STAND by BEAMS Hadirkan Warna Warisan Kopi Kenya ke Koleksi Wardrobe Spring/Summer Terbaru
Seasonal Collection “KENYA” rilis 22 Mei, memadukan kemeja crazy-pattern, T-shirt motif animal, dan aksesori bernuansa safari dengan gaya khas BEAMS untuk gaya hidup coffee-first.
Ringkasan
- Starbucks x BEAMS meluncurkan edisi kedua Seasonal Collection pada 22 Mei, bertema Kenya, salah satu origin kopi paling legendaris dalam sejarah Starbucks.
- Rilisan berisi 11 model dengan total 25 item ini mencakup crazy-pattern hooded blouson, kemeja open-collar, T-shirt animal print, bucket hat, topi, sandal pantai, bandana, dan drawstring bag, seluruhnya hadir dalam palet warna gelap yang terkontrol, bermain di nuansa hijau dan cokelat.
- Untuk pertama kalinya, koleksi ini berekspansi ke tiga gerai ritel di Jepang, menambahkan BEAMS Japan di Shinjuku, melengkapi BEAMS Life Yokohama dan pop-up Harajuku.
STARBUCKS STAND by BEAMS Seasonal Collection kembali dengan bab kedua bertajuk “KENYA,” rilisan Spring/Summer 2026 yang meminjam lanskap, satwa liar, dan tekstil tradisional asal Afrika Timur tersebut untuk merangkai 25 item wardrobe yang menonjolkan jejak kopi secara harfiah dan tanpa kompromi. Diluncurkan 22 Mei 2026 di tiga lokasi ritel area Tokyo dan Starbucks official online store, koleksi ini menandai langkah ekspansi terencana dari kolaborasi yang pelan-pelan menggeser batas seperti apa program apparel sebuah brand kopi bisa terlihat.
Proyek ini sendiri layak ditempatkan dalam konteks yang tepat. STARBUCKS STAND by BEAMS lahir sebagai inisiatif gaya hidup yang dirancang untuk menjembatani budaya kopi dan fashion—ranah yang selalu dikuasai BEAMS dengan percaya diri. Saat kebanyakan kolaborasi brand berhenti di permainan logo dan warna edisi terbatas, proyek ini bergerak dengan ritme musiman dan hirarki koleksi yang jelas: Core Collection untuk pemakaian harian, Seasonal Collection yang spesifik destinasi, dan Extra Collection sebagai edisi spesial. Bab Kenya menjadi penampilan kedua lini Seasonal, setelah edisi Fall/Winter 2025 yang memantapkan formatnya.
Untuk edisi spring/summer ini, tim desain BEAMS meninggalkan palet musim sebelumnya dan membangun ulang keseluruhan lineup dari nol. Origin tetap sama, sudut pandang berbeda. Flamingo, jerapah, buaya Nil, dan tanaman kopi Kenya menjadi bahasa grafis di seluruh rangkaian, namun eksekusinya sengaja ditahan. Alih-alih warna safari yang terang menyala, tim memilih kain dasar yang di-dye penuh lalu dilapis cetak inkjet untuk mendorong palet ke spektrum yang lebih gelap dan sophisticated: hijau dan cokelat yang terasa urban sebelum terasa tropis.
Hero piece dalam konstruksi adalah Crazy Pattern Hooded Shirt Blouson, yang langsung mengambil inspirasi dari busana tradisional Kenya dengan menggabungkan empat pola kotak-kotak berbeda ke dalam satu shell patchwork. Dibuat dari kain kotak-kotak berbobot flanel ringan yang secara feel berada di antara kemeja dan jaket, item ini dilengkapi manset shirring karet, ujung bawah dengan pengatur tali, serta garis leher yang mengikuti bentuk tubuh sehingga siluet yang maksimalis tetap tidak terlihat bulky. Tag pistachio faux-leather ber-emboss di hem—detail berulang di seluruh koleksi—memberi sentuhan premium yang subtil. Short Sleeve Open Collar Shirt dengan total-print mengambil jalur berbeda: cotton broadcloth yang di-dye penuh lalu dicetak inkjet dengan motif gajah Afrika dan biji kopi, dirancang untuk dikenakan terbuka di atas T-shirt atau dikancing rapi sebagai set dua potong dengan celana pendek senada, yang mengusung grafis sama namun mengganti broadcloth dengan poliester double-weave berdetail tekstur di sisi dalam untuk meningkatkan breathability di musim panas.
Lini T-shirt terbagi ke dua arah. Animal Print Tee menggunakan katun US 14-count open-end spun dengan tekstur kering dan struktur yang tegas, menampilkan ikon satwa Kenya dalam grafis besar di punggung dalam tiga colorway: flamingo, jerapah, dan buaya Nil. Kenya Print Tee mengambil pendekatan geografis, memetakan topografi negara dan koordinat GPS pada bagian dada, dengan efek print vintage retak yang sengaja dihadirkan di atas bodi hijau dan diperkuat dengan product-fade wash untuk menciptakan kesan usang yang biasanya hanya muncul setelah bertahun-tahun dipakai.
Deretan aksesori melengkapi koleksi dengan benang merah yang konsisten. Bucket hat dan topi enam panel menggunakan bahan total-print yang sama dengan kemeja. Sandal pantai menampilkan grafis penuh dari strap hingga footbed. Drawstring bag mereferensikan tradisi tekstil patchwork Afrika lewat pola geometrisnya. Bandana 60 cm menempatkan siren Starbucks dan logo STARBUCKS STAND by BEAMS di keempat sudutnya—fungsional, mudah dipakai, dan titik masuk paling logis bagi mereka yang belum siap commit ke kemeja full print.
STARBUCKS STAND by BEAMS “KENYA” Seasonal Collection akan dirilis pada 22 Mei di BEAMS Life Yokohama, BEAMS Japan (Shinjuku 3F), pop-up Starbucks Stand by BEAMS Harajuku, dan STARBUCKS STAND by BEAMS official online store. Pop-up khusus periode terbatas akan hadir di BEAMS Japan 1F mulai 22 Mei hingga 21 Juni.



















