Nutella Ice Cream Resmi Hadir di Freezer, dan Lorong Beku Tak Akan Pernah Sama Lagi
Olesan hazelnut-cocoa paling ikonis di dunia akhirnya masuk ke lorong freezer untuk pertama kalinya, hadir dalam tub dan cone single-serve yang siap disantap.
Ringkasan
- Wells Enterprises resmi meluncurkan Nutella Ice Cream secara nasional, satu-satunya es krim yang dibuat dengan Nutella asli, yang kini tersedia dalam tub 14 fl. oz. dengan harga mulai dari $4,36 USD dan cone single-serve kemasan empat buah dengan harga mulai dari $5,47 USD.
- Es krim ini memadukan lapisan dan swirl Nutella yang tercampur rata di seluruh base, menghadirkan profil rasa hazelnut-cocoa yang sama persis dengan yang selama ini disendok para penggemar langsung dari jar sejak 1964.
Nutella Ice Cream kini hadir di freezer di seluruh negeri, menandai debut resmi pertama olesan hazelnut-cocoa ikonis tersebut di kategori dessert beku. Diproduksi oleh Wells Enterprises, produsen es krim swasta terbesar di Amerika Serikat, peluncuran ini tersedia dalam dua format: tub 14 fl. oz. yang siap disendok dengan harga ritel yang disarankan mulai dari $4,36 USD, dan cone single-serve 3,04 fl. oz. dalam kemasan empat buah dengan harga mulai dari $5,47 USD.
Selama lebih dari enam dekade, Nutella telah menjadi stok wajib di dapur di 160 negara, membuat peluncuran es krim ini terasa sekaligus sangat masuk akal dan seolah terlambat datang. Selama ini, olesan manis tersebut hidup berdampingan dengan kultur dessert tanpa benar-benar masuk sebagai bintang utama. Ia sudah berkali-kali dilipat ke dalam crepes, disendok ke donat, diblender ke milkshake, hingga diaduk menjadi berbagai versi es krim rumahan oleh para penggemar yang tak sabar menunggu. Perbedaannya kali ini sangat nyata: ini bukan sekadar es krim hazelnut-chocolate yang terinspirasi Nutella atau sekadar dirancang untuk mengingatkan pada rasanya. Wells Enterprises dan Ferrero memposisikannya sebagai satu-satunya es krim yang dibuat dengan Nutella asli, dengan lapisan dan swirl olesan sesungguhnya yang dilipat ke seluruh base.
Pembedaan itu jauh lebih penting daripada kelihatannya. Es krim berperisa yang mengandalkan nama berlisensi punya rekam jejak panjang hanya menghadirkan sesuatu yang mirip, bukan benar-benar otentik—produk yang mungkin memuaskan keinginan sesaat di rak toko, tapi terasa mengecewakan ketika sampai di mangkuk. Komitmen untuk menggunakan Nutella asli di seluruh base, alih-alih sekadar rasa tiruan, adalah inti dari penawaran Wells, dan menjadi detail yang membedakan produk ini dari puluhan konsep es krim Nutella tidak resmi yang selama bertahun-tahun berseliweran di berbagai food blog.
Kedua format tersebut dengan jelas menyasar momen konsumsi yang berbeda. Tub 14 oz, yang oleh Wells digambarkan sebagai teman malam santai dan sesi berbagi di rumah, menjadi pintu masuk alami bagi para penggemar Nutella yang menginginkan sensasi olesan favorit mereka dalam format es krim yang bisa disendok. Cone single-serve, yang diposisikan sebagai indulgent treat premium untuk momen on-the-go, membawa produk ini masuk ke ranah pembelian impulsif di titik penjualan. Dengan harga ritel yang disarankan mulai dari $5,47 USD untuk kemasan empat cone, posisinya bersaing nyaman dengan jajaran es krim premium siap saji tanpa membuat konsumen harus terlalu banyak berpikir sebelum memasukkannya ke keranjang belanja.
Nutella Ice Cream kini sudah tersedia di berbagai peritel di seluruh negeri.



















