Serial Live-Action ‘Fast & Furious’ Resmi Dikembangkan di Peacock
Meski Vin Diesel sempat mengklaim ada empat serial yang digarap dalam presentasi upfront NBCUniversal, sumber menyebut satu proyek resmi melaju ke tahap pengembangan.
Ringkasan
-
Universal secara resmi memperluas semesta Fast & Furious ke ranahFast & Furiousmelalui serial live-action, dengan sebuah spin-off yang saat ini tengah dikembangkan untuk platform streaming mereka, Peacock
-
Sang bintang sekaligus “patriark” franchise ini, Vin Diesel, mengumumkan kabar tersebut dalam presentasi upfront NBCUniversal di New York City, dan akan bertindak sebagai produser eksekutif untuk proyek ini
-
Sementara itu, dengan antusias Diesel mengatakan kepada para hadirin upfront bahwa Peacock akan meluncurkanempattayangan berbeda dari semestaFastuniverse, sumber industri segera meluruskan bahwa sebenarnya baru satu serial yang sedang dikembangkan
“Fast Family” resmi berbelok arah ke dunia streaming. Saat para penonton mengira garis akhir kian dekat dengan film kesebelas yang begitu dinanti sebagai bab sinematik terakhir franchise ini, Universal membuktikan bahwa masih banyak “bensin” tersisa di tangki. Dalam presentasi upfront terbaru NBCUniversal di New York City, sang bintang franchise Vin Diesel naik ke panggung untuk mengumumkan bahwa sebuah serial live-actionFast & Furiousresmi tengah dikembangkan untuk Peacock.
Dengan gaya Dominic Toretto yang begitu ikonis dan larger-than-life, pengumuman ini tentu tak lepas dari sedikit drama tak terduga. Saat membakar semangat penonton, Diesel dengan percaya diri menyatakan, “Kabar yang kubawa hari ini adalah Peacock akan meluncurkan empat tayangan dari semestaFast and Furious universe.” Namun, Varietydan para orang dalam yang paham proyek ini segera “menginjak rem”, menjelaskan bahwa meski ambisi kreatifnya besar, baru satu serial live-action yang benar-benar mendapat lampu hijau untuk dikembangkan.
Menurut Diesel, lompatan ke televisi sudah lama menjadi impian tim kreatif, namun butuh sosok pemimpin yang tepat untuk benar-benar mewujudkannya. Sang aktor memberi kredit pada Donna Langley, chairman dan chief content officer NBCUniversal Studio Group, yang gigih mengawal proyek ini. “Selama satu dekade terakhir, keinginan kami adalah menembus ranah TV,” ujar Diesel dalam presentasi tersebut. “Momen yang tepat datang ketika Donna Langley mulai mengawasi semuanya, karena saat itulah aku tahu integritas para karakter, daya tarik internasional, hal yang membuat kita semua merasa seperti keluarga akan terlindungi di ruang TV.”
Meski detail plot dan jajaran pemain serial ini masih dirahasiakan rapat-rapat, Diesel akan menjabat sebagai produser eksekutif. Langkah ini menandai pertaruhan intellectual property besar-besaran bagi Peacock, sejalan dengan manuver sukses Universal belakangan ini yang mengadaptasi franchise layar lebar mapan sepertiTed, Pitch Perfect, dan Chuckymenjadi tayangan hit di platform streaming.
Entah nantinya serial ini akan berpusat pada karakter-karakter lawas yang begitu dicintai, memperkenalkan kru baru para pembalap jalanan lintas negara, atau justru membawa franchise ini ke level keabsurdan yang lebih liar lagi, satu hal pasti:Fast & Furiousbelum akan berakhir dalam waktu dekat. Seiring pengembangan serial di Peacock yang kian dipercepat, para penggemar bisa bernapas lega karena “mesin” bernilai miliaran dolar yang menggerakkan semesta ini masih meraung kencang.



















