Udah Dengar? Emma Chamberlain Sekarang Desain Furnitur Juga
Terinspirasi dari kecintaannya pada gaya mid-century modern yang vintage dan cozy.
Bekerja sama dengan West Elm, Emma Chamberlain merancang koleksi furnitur dan perlengkapan rumah yang menjauh dari estetika minimalis, menghadirkan nuansa hangat dan nyaman.
Menandai bab terbaru dalam tren para kreator yang merambah dunia desain interior, koleksi berisi 150 item ini—dikembangkan bersama tim in-house West Elm—berfokus pada furnitur, pencahayaan, dan tekstil yang dirancang khusus untuk ruang berukuran kecil.
Inspirasinya datang dari kecintaan Chamberlain pada objek desain vintage dan mid-century modern yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun, dengan item kunci seperti meja rias, pilar penyimpanan berlapis lacquer, dan set kopi berbahan stainless steel—masing-masing menonjolkan siluet membulat dan proporsi bergaya “lounge-forward”.
“Selama bertahun-tahun aku pelan-pelan mengumpulkan karya seni dan benda-benda vintage,” ujar Chamberlain kepada kami. “Saat aku menemukan sesuatu yang kusuka, aku langsung tahu. Rasanya seperti jatuh cinta pada pandangan pertama—seperti bertemu belahan jiwa.”
Soal bagaimana hal ini memengaruhi koleksinya sendiri: “Menurutku, itulah kunci membuat sebuah rumah terasa timeless—mengisinya dengan hal-hal yang membuatmu tersenyum.”
Sejumlah desain dalam koleksi ini memasukkan motif yang terinspirasi langsung dari kehidupan personal Chamberlain, termasuk grafis yang diambil dari tato-tatonya. Elemen seperti daun semanggi, apel, dan mercusuar muncul di seluruh tekstil dan aksesori, memadukan pola bernuansa nostalgia dengan sentuhan akhir modern seperti krom dan lacquer.
“Filosofi dekor rumahku sebenarnya sangat sederhana: aku percaya rumah harus terasa mengundangmu untuk benar-benar hidup di dalamnya,” tambahnya.
“Warna-warnanya harus menarikmu masuk, objek-objeknya terasa hangat dan ringan, setiap tempat duduk seakan mengajakmu berlama-lama, dan setiap elemen harus sama fungsionalnya dengan pesonanya—menciptakan rumah yang bukan hanya tampak indah, tetapi juga terasa indah.”
Jelajahi koleksi lengkapnya di atas.



















